BREAKING NEWS
 

Menlu: Investigasi Serangan UNIFIL Berlanjut, Pos Pasukan RI Dipindahkan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Rabu, 22 April 2026 14:20 WIB
Menlu Sugiono. (Foto: UMM/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan, pemerintah terus mendorong investigasi menyeluruh terkait insiden serangan terhadap pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Sugiono mengungkapkan hasil investigasi awal (preliminary investigation) telah tersedia, tapi proses pendalaman masih terus berlangsung.

“Kemarin sudah ada hasil investigasi awal, tetapi kita masih terus mendorong investigasi yang menyeluruh,” kata Sugiono di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca juga : Negara Hadir Untuk Prajurit, Asabri Pastikan Pemenuhan Hak dan Manfaat

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga telah memindahkan posisi personel Indonesia yang sebelumnya berada di lokasi serangan. Relokasi dilakukan untuk meningkatkan aspek keamanan pasukan di lapangan.

Adsense

“Personel unit yang tadinya berada di lokasi yang diserang itu sekarang posnya sudah dipindahkan,” ujarnya.

Meski demikian, Sugiono menegaskan Indonesia tetap berkomitmen menjalankan mandat penugasan dalam misi UNIFIL hingga tuntas. Keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden.

Baca juga : BRI Integrasikan Praktik Keuangan Berkelanjutan di Strategi Bisnis Operasional

“Kita berencana, atas arahan Bapak Presiden, untuk tetap menyelesaikan mandat UNIFIL tahun ini sampai selesai,” tegasnya.

Terkait lokasi baru penempatan pasukan, Sugiono memastikan relokasi dilakukan ke titik yang lebih aman, bukan sekadar pemindahan ke bunker di lokasi yang sama.

“Bukan, lokasinya dipindahkan. Bukan di situ lagi,” katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense