RM.id Rakyat Merdeka - Novel Baron Bagge karya penulis Austria Alexander Lernet-Holenia, akhirnya terbit dalam bahasa Indonesia. Kehadiran terjemahan ini disambut positif Kedutaan Besar (kedubes) Austria di Indonesia, yang menilai karya tersebut sebagai bagian penting dari sastra klasik negaranya.
“Ini sebuah kebanggaan. Karya ini sangat dikenal di Austria karena penulisnya merupakan novelis legendaris,” ujar Chargé d’Affaires ad interim (Kuasa Usaha ad Interim) Kedubes Austria di Indonesia Michael Wislocki, saat membuka acara bedah buku di Kedutaan Besar (Kedubes) Austria Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Novel yang pertama kali diterbitkan pada 1936 itu mengisahkan perjalanan seorang letnan kavaleri bernama Baron Bagge yang memimpin pasukannya melintasi Pegunungan Karpatia pada masa Perang Dunia I. Sepanjang perjalanan, dia mengalami rangkaian peristiwa yang terasa seperti mimpi. Termasuk kisah cinta yang ganjil, serta hilangnya pasukan musuh.
Baca juga : Kedubes AS Luncurkan Program Pelatihan Bahasa Inggris Guru SD
Karya ini memadukan unsur perang, romansa dan refleksi filosofis yang mengaburkan batas antara kenyataan dan mimpi, hidup dan kematian. Cucu generasi ketiga Lernet-Holenia, Alexander Dreihann-Holenia ini, mengaku terharu melihat karya keluarganya kini hadir dalam bahasa Indonesia.
Dia menyebut, hingga saat ini Baron Bagge telah diterjemahkan ke dalam 25 bahasa dan Indonesia menjadi bahasa ke-26. Dia juga menyampaikan keyakinannya bahwa terjemahan karya tersebut telah dikerjakan dengan baik oleh penerjemah bahasa Jerman Indonesia, Tiya Hapitiawati.
“Pembaca pasti akan tenggelam dalam petualangan Baron Bagge,” kata Tiya yang turut hadir dalam acara tersebut.
Baca juga : Pemerintah Jepang Fasilitasi Pembentukan Guardian Girls Indonesia
Penulis sekaligus pendiri Moooi Pustaka, Eka Kurniawan, turut memberikan apresiasi. Dia menilai, pembaca yang menyukai Baron Bagge kemungkinan besar akan tertarik pada karya-karya Lernet-Holenia lainnya.
“Kalau sudah menamatkan Baron Bagge, pembaca biasanya akan mencari karya lainnya. Gaya tulisannya mampu membawa pembaca masuk ke dunianya,” ujar Eka.
Hal senada disampaikan pakar bahasa Jerman Universitas Indonesia, Lily Tjahjandari. Dia mengatakan, proses penerjemahan berjalan baik dan berharap buku tersebut dapat dinikmati pembaca Indonesia.
Baca juga : BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik Bersama ASIX Indonesia
“Senang bisa ikut membantu terbitnya Baron Bagge dalam bahasa Indonesia. Buku ini saya jamin menghipnotis,” ujarnya.
Acara bedah buku tersebut dihadiri sekitar 100 tamu dari kalangan pecinta buku, mahasiswa, hingga jurnalis. Para peserta juga mendengarkan kisah hidup Lernet-Holenia serta membacakan potongan favorit dari novel tersebut. Pengunjung berkesempatan membeli buku Baron Bagge yang telah dipajang di area kegiatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.