RM.id Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menyalurkan bantuan langsung kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa di Prefektur Kumamoto, Jepang, Sabtu (1/8/2026).
Bantuan yang terdiri atas berbagai kebutuhan pokok seperti air minum, mie instan, beras dan obatobatan, disalurkan melalui kerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kumamoto dan Fumaku.
“Tim tanggap darurat KBRI Tokyo terus memantau kondisi WNI di Kumamoto dan menyalurkan bantuan langsung kepada WNI yang membutuhkan,” terang Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir dalam siaran persnya, Minggu (2/8/2026).
Baca juga : Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, 300.000 Warga Dievakuasi, Puluhan Orang Hilang
Menurutnya, sejak gempa Kumamoto pada 28 Juli 2026, KBRI Tokyo terus berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia untuk mendata dan membantu WNI terdampak.
“Kami mengimbau WNI tetap mewaspadai gempa susulan dan mengikuti arahan otoritas setempat,” pesannya.
Tim tanggap darurat yang dipimpin Sekretaris Pertama Fungsi Protokol Konsuler KBRI Tokyo Hernawan Bagaskoro Abid telah menyalurkan bantuan langsung ke berbagai kelompok WNI yang terdampak gempa di Kota Uki dan Kota Uto di Prefektur Kumamoto.
Baca juga : Temui Gubernur Osaka Bahas Penguatan Kerja Sama Dan World Health Expo
KBRI menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang terjadi di Kumamoto dan mengapresiasi solidaritas dan kekompakan komunitas WNI dalam membantu sesama.
KBRI Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka juga terus mengamati perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas Jepang dan masyarakat Indonesia di wilayah terdampak.
Bagi WNI yang terdampak atau mengetahui adanya WNI yang membutuhkan bantuan kedaruratan, segera menghubungi hotline KBRI Tokyo di +818035068612 dan +818049407419 dan hotline KJRI Osaka +818031131003.
Baca juga : Rang Minang Baralek Gadang Di Tokyo, Kenalkan Budaya Dan Kuliner Sumbar
Meski aktivitas masyarakat mulai pulih, sejumlah kebutuhan logistik dan fasilitas publik di Kumamoto belum normal. Pembelian kebutuhan pokok juga masih dibatasi karena sistem logistik belum sepenuhnya stabil.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.