Sebelumnya
Kerja sama militer Indonesia-China sebenarnya bukan barang baru. Latihan tersebut bagian dari kerja sama pertahanan yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Kerja sama pertahanan dengan China terus berjalan. Sementara Indonesia juga memiliki latihan dan kerja sama militer dengan Amerika Serikat, serta sejumlah negara lain.
Dalam konteks itu, latihan TNI AL-China di timur Taiwan menjadi ujian tersendiri bagi diplomasi pertahanan Indonesia.
Kedua negara mulai menggelar latihan militer bersama pada 2011. Saat itu, Kopassus TNI AD dan pasukan khusus Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menggelar latihan antiteror Sharp Knife di Batujajar, Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : Tak Akan Hadiri Sidang Tahunan MPR, SBY Cek Kesehatan di AS
Setahun kemudian, latihan serupa kembali digelar di China.
Kerja sama kemudian berkembang ke berbagai bidang dan melibatkan matra lain. Hubungan antarmiliter kedua negara juga mencakup kerja sama Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Pada 2024, Indonesia dan China menggelar latihan bersama bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) dengan sandi Peace Garuda 2024.
Latihan tersebut melibatkan tiga matra TNI.
Baca juga : Diguncang Gempa Dahsyat, Kolombia Luluh Lantak, 132 Orang Meninggal
Indonesia dan China telah menjalin kerja sama pertahanan sejak dibangunnya Forum Konsultasi Bilateral Bidang Pertahanan pada 2007, sebagai bagian dari Deklarasi Kemitraan Strategis yang disepakati kedua negara pada 25 April 2005.
Kedua negara sepakat menjadi mitra strategis komprehensif pada Oktober 2013.
Sementara, dengan Taiwan, di satu sisi, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi. Kebijakan tersebut sejalan dengan mayoritas negara di dunia, dikenal dengan kebijakan satu China.
Namun di sisi lain, hubungan Indonesia dengan Taiwan cukup erat di bidang ekonomi dan masyarakat. Lebih dari 300 ribu pekerja migran Indonesia tinggal dan bekerja di Taiwan.
Baca juga : Menuju Kursi Gubernur Bank Indonesia, Jalan Destry Diprediksi Mulus
Karena itu, Indonesia juga memiliki kepentingan langsung atas stabilitas di sekitar Taiwan.
Khususnya menyangkut keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan tinggal di Taiwan. MEL/DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 13 Agustus 2026 dengan judul "Digelar Di Perairan Timur Taiwan Latihan TNI AL Dan China Bikin Taipei Meradang"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.