BREAKING NEWS
 

Semarak Indonesia Fair 2026 di KBRI Beijing dalam Peringati HUT ke-81 RI

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 17 Agustus 2026 14:34 WIB
Indonesia Fair 2026 di KBRI Beijing (Foto: KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Irama musik besutan pemusik-pemusik asal Indonesia Timur yang populer saat ini, menyemarakkan Indonesia Fair 2026, di KBRI Beijing, China. Lagu- lagu hit seperti Tor Monitor, Terserah, Maumere, Ayo Mama, Yamko Rambe Yamko, dan Tabola Bale yang ditampilkan Chesylino, Wulan Sari, dan Rizky Teng, menggoyang sekitar 6.000 orang yang memadati area KBRI Beijing di sepanjang hari Sabtu (15/8/2026).

"Indonesia kaya akan keragaman budaya. Saya berasal Pulau Tanimbar, Maluku, yang juga kaya akan budaya. Pada Indonesia Fair tahun ini, kita menampilkan ragam budaya dari Indonesia Timur, mulai Bali, Maluku, hingga ke Papua," ujar Dubes RI Djauhari Oratmangun, saat membuka acara di hadapan sejumlah Duta Besar dan kalangan diplomatik, mitra KBRI dan pengunjung yang memadati panggung Indonesia Fair, seperti keterangan KBRI Beijing, Senin (17/8/2026).

Dubes Djauhari menekankan makna kebersamaan pada Indonesia Fair tahun ini. "Hari Ini kita merayakan kebersamaan di tengah keragaman. Saya berharap sahabat-sahabat di China khususnya Beijing dapat menikmati aneka budaya, musik, dan produk Indonesia," imbuhnya.

Baca juga : Latihan TNI AL Dan China Bikin Taipei Meradang

Sebelum acara dimulai, KBRI Beijing menyampaikan ucapan duka dan keprihatinan atas gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Suasana Meriah Indonesia Fair 2026

Susana Indonesia Fair 2026 sangat meriah dengan kehadiran Chesylino, Wulan Sari, dan Rizky Teng membawakan lagu-lagunya yang populer seperti Tor Monitor Ketua, Terserah, dan lagu asal Indonesia Timur lainnya. Tor Monitor Ketua dan Tabola Bale yang dibawakan membuat semua pengunjung otomatis bergerak sesuai irama musik.

Adsense

Trio Obras, Oratmangun Bradars, yang terdiri dari Djauhari, Dharma, dan Irbayana Oratmangun turut membawakan lagu-lagi nasional serta lagu-lagu dari timur Indonesia, termasuk Cerlele Cerlele dan Sio Mama. Sementara, Daniel Pattinama, alumni X Factor Indonesia, membawakan berbagai lagu populer dengan suara merdunya.

Baca juga : Bungkus Permen Susu China White Rabbit Kini Jadi Bintang Medsos

Suguhan ragam budaya nusantara dan khas Indonesia Timur juga ditampilkan grup Papua Baday, kelompok mahasiswa Papua yang tengah menempuh studi di Politeknik Jining, China. Yingde, sanggar tari dari daerah Yingde, Provinsi Guandong, yang didirikan warga China yang lahir di Indonesia, juga turut menampilkan berbagai tarian Nusantara, seperti Janger, Harmoni Nusantara dan tari Enggang. Sementara grup akapela mahasiswa Indonesia di Beijing membawakan lagu-lagu daerah seperti Rasa Sayange dan Ayo Mama.

Pada pembukaan juga diumumkan pemenang video kampanye sosial media penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di China oleh Bank Indonesia. QRIS telah dapat digunakan di China, setelah diluncurkan Juni lalu. Selain itu juga diluncurkan buku mengenai Bali oleh penulis China, Yen Lu, dan peluncuran fase kedua program V Start Snack Video yang mencakup program pengembangan kapasitas content creator dari berbagai desa di Indonesia.

Indonesia Fair tahun ini juga menghadirkan bazaar dari sekitar 30 stand aneka produk kerajinan, batik, dan makanan minuman Indonesia yang telah masuk pasar China, termasuk air kelapa, sarang burung walet, hingga durian. Merek makanan Indonesia seperti Indomie, Kopi Kapal Api, Tango, Mi Gemez, Mi Sedap, Kara Santan, dan kerupuk udang laris diburu pengunjung. Durian Indonesia pun habis dalam 2 jam.

Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Boyong Chef Yuli Hartanto Ke Culinary Festival Beijing

Pengunjung juga dapat menikmati makanan Indonesia seperti martabak, bakso, siomay, sate ayam, sate padang, nasi goreng dan aneka makanan khas Indonesia lainnya, yang disajikan oleh berbagai stand, termasuk dari dua restoran Indonesia di Beijing, Warisan dan NomNom.

Indonesia Fair merupakan program tahunan KBRI Beijing untuk promosi budaya dan produk Indonesia sekaligus sebagai bagian dari perayaan HUT RI. Melalui Indonesia Fair ini diharapkan juga dapat memperkokoh persahabatan dan menjembatani mutual trust antara kedua negara.

Menurut Dubes Djauhari, selama beberapa tahun terakhir, kemitraan komprehensif Indonesia-China terus menguat, didukung dengan angka perdagangan yang mencapai lebih dari 167 miliar dolar AS tahun lalu dan lebih dari 102 miliar dolar AS dalam 6 bulan pertama di 2026. Investasi tahun lalu juga mencapai sekitar 7,5 miliar dolar AS. Indonesia Fair 2026 merupakan hasil kolaborasi KBRI Beijing, bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing dan Indonesia Chamber of Commerce in China (INACHAM).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense