Tausiah Politik
Sebelumnya
Dengan pelajaran dari tetesan air di atas batu, maka ia kemudian berubah menjadi ulama yang tersohor. Ia bergelar Ibnu Al-Hafizh karena menghafal begitu banyak hadis.
Ia mulai menulis pada usia 23 tahun hingga akhir hayatnya. Karya-karyanya memenuhi hampir seluruh perpustakaan besar di dunia Islam. Ia sangat produktif menulis. Ada peneliti yang pernah menghitung lembaran bukunya lalu dikalikan dengan umurnya, maka rata-rata ia menulis 12 halaman setiap hari.
Baca juga : Belajar Dari Kucing Dan Anjing
Para raja dan Amir biasa saling memberikan hadiah dengan kitab-kitab Ibnu hajar. Menurut murid utamanya, yaitu Imam As-Sakhawi, karya dia mencapai lebih dari 270 kitab.
Ini pelajaran penting bagi siapapun, bahwa batu yang begitu besar dan keras bisa dibentuk oleh tetesan air yang begitu lembut. Pepatah juga pernah mengatakan: “Ala bisa karena biasa”. Filosofi batu dan air ini mengubah jalan hidup seseorang yang hampir fustrasi menjadi bangkit kembali, bahkan menyabet sejumlah prestasi gemilang dalam bidang keilmuan, khususnya ilmu-ilmu hadis.
Memang betul alam raya ini adalah ayat yang terhampar, yang harus dibaca. Justru itulah yang paling pertama harus dibaca sebelum membaca lebih dalam tentang kitab suci Al-Qur’an. Bukankah ayat yang paling pertama Tuhan turunkan ialah Iqra’ (bacalah!). Tentu yang harus dibaca di situ bukan Al-Qur’an karena saat itu belum turun. Yang harus dibaca pertama ialah ayat-ayat alam semesta, sebegaimana disebutkan dalam ayat: “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (QS Fushilat/ 41:53).
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Kamis, 15 Mei 2025 dengan judul "Berguru Kepada Impersonal Teachers (15) Belajar Dari Batu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.