Tausiah Politik
Sebelumnya
Itulah sebabnya acara-acara khusus seperti doa selamatan sering digelar menjelang keberangkatan ke tanah suci. Segenap anggota keluarga dan kawan-kawan terdekat diundang. Seolah-olah kepergian kita untuk tidak kembali lagi. Jamaah haji atau umrah pun kadang-kadang dilepas dengan isak tangis.
Di atas segala-galanya, para jamaah haji yang pulang ke tanah air semuanya berharap untuk memperoleh haji mabrur, yaitu haji yang membawa perubahan secara mendasar di dalam diri seseorang ke arah yang lebih positif.
Baca juga : Haji Dalam Perspektif Tarekat
Kalau dahulu masih acuh di dalam melaksanakan dosa maka sekarang dia akan sensitif. Kalau sebelumnya masih sering membuka aurat dengan maksud negatif maka sekarang berusaha untuk mempertahankan kesucian dirinya setelah ia dengan susah payah membersihkan dirinya.
Tegasnya, sepulangnya dari tanah suci muncul keinginan untuk menjadi hamba ideal, bermanfaat untuk masyarakat, dan menjadi faktor terwujudnya kehidupan yang positif dan kondusif, baik di dalam lingkungan keluarga maupun di dalam lingkungan masyarakat. Pembantu, supir, tetangga, dan seluruh sahabatnya merasakan adanya sesuatu yang mengesankan secara positif pasca haji. Inilah haji mabrur dan inilah harapan kita semua.
Baca juga : Haji Dalam Perspektif Fikih
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Senin, 30 Juni 2025 dengan judul "Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (42) Selamat Datang Haji Mabrur"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.