Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Koran Rakyat Merdeka 7 Agustus 2025 menurunkan berita berjudul “Kunjungi KSTI (Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri) Indonesia 2025, Prabowo Saksikan Inovasi Anak Muda Di Bidang Sains-Teknologi”. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Sebagai tindak lanjut kegiatan ini maka pada 8 Agustus 2025 Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek menandatangani beberapa Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka memperkuat ekosistem riset nasional. Kolaborasi yang dilakukan adalah riset dan pengembangan teknologi di berbagai bidang, yaitu bidang teknologi kesehatan bersama PT Oneject, bidang oseanografi bersama Pusat Hidro Oseanografi TNI AL, dan bidang pertanian bersama PT Elevasi Agri Indonesia.
Baca juga : Epidemi Global Cikungunya
Dari berbagai kolaborasi ini, maka berikut akan disampaikan berbagai aspek tentang peran penting dari teknologi kesehatan dalam kehidupan kita. World Health Organisation (WHO) mendefinisikan teknologi kesehatan sebagai aplikasi dari pengetahuan dan keterampilan yang terorganisir, dalam bentuk obat, vaksin, alat kesehatan, prosedur dan juga sistem yang digunakan untuk menangani berbagai masalah kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup manusia di dunia. Tentu saja dalam implementasinya sekarang maka dapat digunakan komputer dan teknologi digital, dan bahkan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence).
Dengan sistem informasi yang didukung komputerasi maka dapat dilakukan algoritme analitik prediktif di dalam suatu organisasi kesehatan untuk menilai masalah dan keterbatasan sumber daya serta kemungkinan penanganannya di waktu mendatang.
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Kamis 24 Juli, Hadir Di 2 Lokasi
Teknologi kesehatan dapat mendukung implementasi sistem kesehatan nasional yang efektif, antara lain dengan pengelolaan data infrastruktur yang menunjang perencanaan dan penentuan kebijakan. Selain itu, teknologi kesehatan juga dapat mendukung terselenggaranya sistem kesehatan masyarakat yang efektif dan bahkan pelayanan kesehatan personal.
Dari pengalaman pandemi Covid-19 kita belajar bagaimana teknologi informasi kesehatan dapat digunakan untuk memperbaiki sistem kesehatan pada saat sedang ada masalah kesehatan yang berat.
Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Kamis 24 Juli, Hadir Di Metropolitan Mall Cileungsi
Selain itu, kita ketahui bersama sebelum penggunaan teknologi maju dan apalagi digitalisasi pada pelayanan kesehatan maka pasien dan masyarakat menghadapi risiko yang relatif lebih besar ketimbang di era modern sekarang ini. Sejalan dengan investasi dan perkembangan yang makin besar pada teknologi kesehatan maka kejadian kesalahan pelayanan medik (medical errors) menjadi lebih terbatas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.