BREAKING NEWS
 

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (43)

Karya Peradaban Islam: Dari Alkimia Ke Kimia

Kamis, 25 September 2025 05:58 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Ilmuwan Islam di abad pertengahan betul-betul ilmuwan sejati. Dikatakan sejati karena kosmologi berpikir mereka sangat utuh. Disebut utuh karena segalanya dikaitkan dengan Tuhan, atau konsep keilmuannya berangkat dari kesadaran tauhid.

Kesadaran akan adanya Allah Yang Maha Pencipta dan Maha Kuasa selain memberikan motivasi juga memberikan inspirasi cerdas. Allah SWT Maha Pencipta atau sumber dari segala-galanya. Ia sadar dan Ia akan melihat diri-Nya, maka Ia menciptakan makhluk dari dirinya. Dengan demikian, wujud nyata yang kompleks dalam jagad raya ini, termasuk manusia, adalah divine creations.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Ilmu Kimia

Para ilmuwan Muslim abad pertengahan menyadari betul kenyataan ini. Justru karena kesadaran tauhid ini menginspirasi mereka untuk meneliti relasi antara satu objek dan objek lain dan relasi keseluruhan objek dengan Sang Sumber Objek. Yang banyak ini sesungguhnya adalah wujud partikular dari Zat Yang Maha Mutlak.

Secara matematika, bisa disimpulkan bahwa tidak mungkin ada bilangan 2, 3, atau 4 dan seterusnya hingga seribu, sejuta, semiliar, sampai triliunan, tanpa kehadiran angka satu. Bukankah angka 2 adalah kelipatan 2 dari angka 1 dan seterusnya. Dan 1 miliar adalah kelipatan semiliar dari angka satu.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Bapak Ilmu Kimia

Tanpa angka satu tidak mungkin ada angka-angka selanjutnya. Jadi penghayatan terhadap wujud Tuhan Yang Maha Esa. Variasi dan diversifi kasi makhluk-Nya yang tak terbatas jumlahnya, melahirkan kesadaran matematis.

Adsense

Selain kesadaran tauhid melahirkan matematis, kesadaran tauhid juga melahirkan astronomi dan astrologi. Tidak mungkin dari jumlah planet yang tak terhitung jumlahnya, berkejar- kejaran dengan kecepatan tinggi di atas relnya masing-masing.

Baca juga : Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Percontohan

Tidak satu pun di antara mereka yang tabrakan. Bisa dibayangkan seperti apa jadinya planet-planet itu jika terbang tak beraturan. Keteraturan dan keseimbangan makrokosmos melahirkan kesadaran astronomis di dalam benakilmuan muslim.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense