Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (40)
Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Percontohan
Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Rumah sakit yang layak disebut percontohan ialah Rumah Sakit Marrakesh, didirikan oleh Amirul mukminin Manshur Abu Yusuf, Raja Muwahhidin di Maghrib (Maroko).
Rumah sakit Marrakesh diambil dari nama taman luas Marrakesh, lahan terbaik yang dianggap tepat membangun rumah sakit. Rumah sakit ini mirip kualitas bangunan istana.
Ada taman air mengitari seluruh bangunan rumah sakit, di samping empat buah kolam yang dibagian tengahnya terdapat marmer putih, juga dihamparkan permadani indah dari berbagai jenis wol, katun, sutra, kulit dan lain-lain.
Seperti rumah sakit lain di Bagdad dan di Damaskus, di Rumah Sakit Marrakesh ada apotek dan laboratorium untuk meramu obat-obatan.
Baca juga : Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Percontohan
Para pasien disediakan baju tidur malam dan siang sebagaimana lazimnya rumah sakit modern saat ini. Pasien juga diberi uang cash seusai menjalani rawat inap, terutama dari kalangan yang tidak mampu demi untuk memberi kemudahan sang pasien.
Rumah sakit ini tidak terbatas hanya untuk orang-orang miskin saja tapi juga untuk orang kaya. Yang menarik, rumah sakit ini mendapat perhatian khusus dari raja. Bukan hanya dari segi pendanaan tetapi juga perhatian secara pribadi Raja kepada para pasien. Setiap hari Jumat, Amirul Mukminin menginspeksi pelayanan rumah sakit sekaligus mengunjungi pasien.
Rumah sakit lain yang layak disebut rumah sakit percontohan ialah yang dibangun oleh Khalifah Harun Al-Rasyid saat berkuasa. Rumah sakit ini betul-betul diperhatikan oleh Raja. Cucu sang raja bernama Ibnu Bahtishu bersama dokter istana bernama Jibril, menangani pembangunan Rumah Sakit Bagdad.
Pada akhirnya rumah sakit ini berkembang menjadi sebuah pusat kesehatan yang amat penting. Salah seorang tokoh di balik rumah sakit ini ialah Al-Razi, seorang ahli penyakit dalam termasyhur di dunia Barat hingga saat ini.
Baca juga : Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Percontohan
Selain Maroko, di Mesir sebagai salah satu negara Afrika juga sudah mengembangkan rumah sakit modern yang dapat dijadikan contoh bagi kawasan sekitar Afrika bagian tengah. Kemajuan dunia kedokteran di Mesir tidak kalah dengan pusat-pusat kerajaan dunia Islam lainnya sudah begitu canggih. Di tahun 872 M, Ahmed Ibnu Tulun membangun rumah sakit Al-Fusta di Kota Al-Fustat, sekarang Kairo. Rumah sakit ini juga sudah memperlakukan pasien sebagai objek yang harus didekati secara manusiawi.
Hak-hak sebagai manusia, meskipun dalam keadaan sakit parah, tetap harus diindahkan. Euthanasia sudah mendapat perdebatan luas di kalangan dokter dan para ulama Fikih saat itu.
Mestikah pengobatan tetap diteruskan atau dihentikan ketika sang pasien diketahui sudah amat sangat kecil kemungkinannya untuk tertolong. Karena itu rumah sakit selalu mengembangkan wacana-wacananya bersama para ulama.
Rumah sakit lain yang layak disebut di sini ialah rumah sakit Al-Qairawan, yang dibangun oleh Pangeran Ziyayadad Di Tunisia, di tahun 830 M, di wilayah Kota Al-Dimnah. Rumah sakit ini sudah menerapkan pemisahan antara ruang tunggu pengunjung dan pasien.
Baca juga : Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Modern
Sistem kebersihan ruangan, perlakuan secara manusiawi bagi para pasien, juga terlihat di rumah sakit ini. Masih banyak lagi rumah sakit lain di negara-negara dan atau pusat-pusat kerajaan Islam dalam era kejayaan Islam telah berdiri tegak.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Senin, 22 September 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (40), Karya Peradaban Islam: Rumah Sakit Percontohan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.