BREAKING NEWS
 

Lima Perkembangan Terbaru Hantavirus

Sabtu, 9 Mei 2026 10:59 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Pada 8 Mei 2026, WHO kembali mengeluarkan Disease Outbreak News (DONs) terkait laporan yang diterima WHO pada 2 Mei 2026 mengenai klaster pasien penyakit paru berat (severe respiratory illness) di kapal pesiar. Berikut lima perkembangan terbaru hantavirus yang menjadi perhatian dunia kesehatan saat ini.

Pertama, per 8 Mei 2026 sudah terdapat enam kasus terkonfirmasi laboratorium dan seluruhnya merupakan hantavirus jenis Andes virus (ANDV) sesuai hasil pemeriksaan virus-specific polymerase chain reaction (PCR) maupun sekuensing. Selain itu, terdapat dua kasus probable, sehingga total ada delapan kasus infeksi hantavirus di kapal pesiar tersebut.

Dari delapan kasus itu, tiga di antaranya meninggal dunia. Dengan demikian, angka kematian (case fatality ratio) mencapai 38 persen atau hampir 40 persen, tergolong cukup tinggi dan mengkhawatirkan.

Baca juga : Kemenkes Siagakan 198 RS Jejaring untuk Antisipasi Hantavirus

Kedua, sejauh ini telah dilakukan dua kali penerbangan evakuasi medis dari Cabo Verde, tempat kapal bersandar, menuju Belanda. Data terakhir hingga 8 Mei menunjukkan pasien dari kapal pesiar tersebut kini tersebar di Johannesburg, Afrika Selatan; Belanda; serta Zurich, Swiss. 

Adsense

Ada satu kasus yang dibawa ke Jerman, namun hasil tes PCR dan serologinya negatif sehingga tidak lagi dianggap sebagai kasus infeksi hantavirus. Artinya, penumpang kapal sudah menyebar ke berbagai negara di dunia.

Ketiga, berdasarkan data yang ada hingga kini, WHO menyampaikan hipotesis kerja terkait kejadian ini. Kasus pertama (index case) diduga besar kemungkinan telah terinfeksi hantavirus sebelum naik ke kapal pesiar, melalui paparan lingkungan saat melakukan kegiatan di Argentina dan Chile. 

Baca juga : PBSI Apresiasi Perjuangan Tim Uber Indonesia Raih Perunggu

Selanjutnya diduga terjadi penularan antarmanusia di atas kapal pesiar. Dugaan tersebut antara lain didasarkan pada waktu munculnya gejala dan kaitannya dengan masa inkubasi ANDV. Untuk menganalisis hipotesis ini, penelitian masih terus dilakukan, baik secara epidemiologis maupun melalui penyelidikan sekuensing.

Keempat, dalam dua hingga tiga hari terakhir sempat muncul berita mengenai seorang pramugari KLM yang diobservasi karena diduga tertular setelah melakukan kontak dengan salah satu pasien terkonfirmasi. Namun, data terbaru per 8 Mei menunjukkan hasil pemeriksaan laboratoriumnya negatif hantavirus.

Pemantauan terhadap kontak erat lainnya masih terus dilakukan. Dalam hal ini perlu diketahui bahwa di kapal pesiar tersebut terdapat warga negara ASEAN, yakni dari Filipina dan Singapura.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense