BREAKING NEWS
 

Ketika Agama Kehilangan Daya Jihad

Jumat, 26 Juni 2026 06:34 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Setiap agama menganjurkan kelembutan sekaligus kekuatan atau daya jihad. Agama akan berfungsi secara normal manakala kedua misi ini berjalan seiring. Agama tanpa kelembutan akan kehilangan akar dalam masyarakat.

Sebaliknya, agama tanpa kekuatan daya jihad akan kehilangan kontrol sosial. Agama harus mampu menampilkan kelembutannya kepada para pengikut ajarannya dan bersikap tegas terhadap mereka yang menentangnya. Bagi mereka yang taat disediakan ganjaran surga, sedangkan bagi mereka yang mengingkarinya tersedia ancaman neraka.

Baca juga : Ketika Agama Hanya Di Sektor Hilir

Kekuatan daya jihad dalam setiap agama amat diperlukan. Dalam Islam, misalnya, daya jihad dibutuhkan untuk menegakkan kebenaran dan menumpas kebatilan. Tanpa kekuatan ini, agama dapat dikalahkan oleh nilai-nilai lain yang mungkin bersifat destruktif bagi kemanusiaan.

Sebagai contoh, rezim kebatilan dan kekuatan tirani yang berkuasa dalam masyarakat perlu diakhiri dengan mengedepankan semangat jihad. Daya jihad juga diperlukan untuk memberantas kebodohan, kemiskinan, dan berbagai kelemahan yang menggerogoti kehidupan masyarakat.

Baca juga : Ketika Agama Berwajah Maskulin

Namun, penggunaan daya jihad harus tetap berada di bawah kontrol ijtihad dan mujahadah yang terukur. Ijtihad adalah pengerahan kemampuan intelektual umat dalam mengartikulasikan nilai-nilai ajaran agamanya.

Adsense

Sementara itu, mujahadah merupakan pengerahan aspek spiritual dalam menghayati nilai-nilai luhur agama. Daya jihad, ijtihad, dan mujahadah harus dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jihad tanpa kontrol ijtihad dan mujahadah berpotensi melahirkan kekerasan.

Baca juga : Ketika Agama Berjarak Dengan Pemeluknya

Karena itu, daya jihad tidak identik dengan kekerasan. Daya jihad juga tidak selalu menuntut adanya korban. Nabi Muhammad SAW bahkan menyebut bahwa jihad yang paling besar adalah jihad melawan diri sendiri.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense