Sebelumnya
“Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat khususnya remaja yang sering mengkonsumsi makanan olahan dalam kemasan dapat dipahami dari label pangan yang tercantum dalam kemasan pangan," ujar Perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Ika Purnamasari, dalam keterangannya, Jumat (26/5).
Ika menjelaskan, label pangan sebagai media informasi kandungan pangan yang bersangkutan seharusnya dapat memberikan informasi yang jelas kepada konsumen terkait asal, keamanan, mutu, kandungan gizi dan keterangan lain yang di perlukan.
Baca juga : Ganda Putra Masih Jadi Andalan, Jojo Bertahan
"Dengan membaca label pangan olahan akan mempengaruhi remaja sebelum memutuskan membeli atau mengkonsumsi pangan olahan tersebut," ujar Ika.
Sementara itu, Tria Giri Ramdani, perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat juga menambahkan, kegiatan seperti ini bisa membimbing para remaja dalam memutuskan dalam mengkonsumsi makanan.
Baca juga : Dukung Mudik Gratis BUMN 2023, Pelindo Sediakan Ribuan Tiket Bus Dan Kapal Laut
"Diperlukan pelatihan atau program lain yang bisa memperluas wawasan para remaja dalam segala segmen ilmu," ujar Tria.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.