BREAKING NEWS
 

Gowes Sambil Berwisata Di Aceh Cycling Tourism 2023

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 29 Juli 2023 12:52 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Puluhan pegiat sepeda dari berbagai komunitas bakal mengikuti gelaran Aceh Cycling Tourism 2023 yang digagas platform Aceh Darussalam selama enam hari pada 16-21 Agustus 2023.

Founder Aceh Darussalam, Steffy Burase, mengatakan, acara ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Aceh.

Model asal Manado ini ingin membuktikan, bahwa Bumi Serambi Mekah tidak kalah indah dengan kawasan Indonesia Timur.

"Kalau ditanya tujuannya apa, ingin membawa orang untuk datang ke Aceh supaya bisa membuktikan betapa indahnya Aceh," kata Steffy saat peluncuran acara, di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (29/7).

Selain itu, Steffy juga ingin menepis anggapan bahwa Aceh merupakan wilayah konflik.

Baca juga : Ganda Campuran Habis Di Korea Open 2023

Dia menegaskan, daerah paling Barat di Pulau Sumatera ini aman dan nyaman bagi wisatawan.

"Tidak seperti stigma-stigma negatif tentang isu syariat yang selama ini kita dengar," terangnya. 

Selain itu dia menjelaskan, Aceh Cycling Tourism bukan ajang lomba balap sepeda, tapi bersepeda sambil berwisata.

Nantinya, para peserta akan diajak mengelilingi sejumlah kota untuk menikmati keindahan alam.

Adsense

"Jadi nanti kita akan mengitari beberapa kota. Kita bersepeda, mampir-mampir menikmati alam, menikmati pariwisata. Kurang lebih seperti itu," ungkap Steffy.

Baca juga : Modernland Borong 4 Penghargaan Di Ajang HCREA 2023

Ia menekankan, acara ini akan bersifat eksklusif karena hanya bisa diikuti oleh 50 peserta yang bisa mendaftar melalui website resmi mereka.

Jumlah itu sengaja dibatasi agar panitia bisa memberikan pelayanan maksimal.

"Kita masih punya 25 slot lagi yang harus kita publish ke orang-orang. Mudah-mudahan nanti sebelum berangkat kuotanya terpenuhi," harapnya.

Koordinator lapangan Aceh Cycling Tourism, Wahono, menuturkan salah satu destinasi wisata yang akan dikunjungi yaitu titik 0 Km Indonesia di Kota Sabang yang kerap jadi tujuan utama wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selain itu, ada juga lokasi yang syarat dengan peninggalan sejarah.

Baca juga : Maucash Sukses Meriahkan Gelaran Localicious 2023

"Ada benteng Jepang, kemudian meriam, macam-macam. Kalau di Banda Aceh sendiri, banyak peninggalan sejarah di sana walaupun Aceh pernah terhantam tsunami, tapi peninggalan sejarah tetap masih ada di sana. Ada Museum Tsunami," ungkapnya.

Sementara itu, pegiat sepeda Fitra Tara Mizar, mengatakan acara ini dapat mengekspos keindahan Aceh yang selama ini belum banyak dilirik.

Dia menilai, terkadang orang hanya berpikir bahwa keindahan alam Indonesia hanya ada di wilayah Timur.

"Tapi nggak nyangka bahwa di Aceh luar biasa cantik. Hampir di seluruh jalan, kanannya hijau, kirinya biru laut. Ini yang luar biasa. Dan bukan hanya pantai, tapi pantai berbukit. Jadi saya ingin semuanya melihat secara langsung, menikmati secara langsung," puji dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense