BREAKING NEWS
 

Unicharm Luncurkan Charm Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 5 Juni 2025 19:11 WIB
Unicharm Group meluncurkan produk Organic Cotton Type yang semua bagiannya menggunakan Bio Material yang dapat mengurangi penggunaan material yang berasal dari minyak bumi. (Foto: Dok. Unicharm)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) melakukan peluncuran terbatas produk terbaru, pembalut CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type 23 centimeter (cm) dan 29 cm, dengan menggunakan Bio Material yang berasal dari tanaman tebu, batu kapur, botanical oil dan resin alami.

Presiden Direktur Unicharm Takumi Terakawa mengatakan, untuk pertama kali, Unicharm Group meluncurkan produk Organic Cotton Type yang semua bagiannya menggunakan Bio Material, produk-produk ini dapat mengurangi penggunaan material yang berasal dari minyak bumi.

Munculnya isu ini, kata dia, turut mendorong tumbuhnya kesadaran lingkungan dan memperkuat permintaan akan produk yang lebih ramah lingkungan, termasuk pembalut wanita.

Berdasarkan riset yang dilakukan Unicharm, minat konsumen terhadap pembalut ramah lingkungan dalam 4 tahun terakhir naik hingga lebih dari tiga kali lipat, terutama di kalangan konsumen usia muda.

Baca juga : Penegakan Hukum Diharapkan jadi Prioritas Prabowo

Karena itu, sejak tahun 2021, pihaknya telah meluncurkan produk ramah lingkungan untuk berkontribusi pada lingkungan.

"Misalnya, CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type, kami hadirkan secara terbatas untuk konsumen yang tidak hanya memilih produk ramah lingkungan, tapi juga produk yang baik bagi kulit," ujar Takumi, melalui siaran pers, Kamis (5/6/2025).

Adsense

Menurut Takumi, produk ini tersedia di platform E Commerce dan sebagian toko offline secara bertahap, mulai awal Juni 2025.

Lebih lanjut Takumi mengatakan, ada 3 teknologi baru pada produk ini yang dapat mengurangi beban lingkungan dan memberi kelembutan di kulit. Yakni, pemanfaatan bio material yang selama ini jarang dimanfaatkan, seperti ampas tebu, batu kapur, botanical oil dan resin alami.

Baca juga : Genjot Inovasi, KAME Luncurkan Cetak Stiker & Label Online

Lalu, top sheet atau permukaan yang bersentuhan langsung dengan kulit, mengandung organic cotton yang memiliki daya serap tinggi, serap keringat dengan baik dan mengurangi rasa pengap saat digunakan.

Teknologi ketiga adalah kemasan dan kardus yang ramah lingkungan karena tidak menggunakan plastik yang berasal dari virgin oil.

"Produk ini hanya menggunakan material yang berasal dari daur ulang dan bio mass. Bahkan kardus yang digunakan untuk mengemas produk terbuat dari tandan buah kosong atau Empty Fruit Bunch (EFB), yaitu bahan limbah yang dihasilkan dari proses produksi minyak sawit," ungkapnya. 

Dengan hadirnya produk ini, Takumi optimistis, dapat mengurangi carbon footprint dengan mengurangi jumlah plastik yang berasal dari virgin oil.

Baca juga : Mitsubishi Luncurkan New Xpander Dan New Xpander Cross, Segini Harganya

"Dengan menghitung emisi yang dihasilkan, kami dapat mempertimbangkan potensi pengurangan emisi secara tepat, melakukan monitoring atas hasil upaya pengurangan yang dilakukan dan pada akhirnya mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan," pungkas Takumi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense