BREAKING NEWS
 

Sains Rejection Hurt: Mengapa Ditolak Itu Rasanya Sakit & Bagaimana Menyikapinya

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 14 September 2025 18:09 WIB
Ilustrasi penolakan (Foto: Pexel)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sakitnya hati karena menghadapi penolakan, ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah. Mengutip Science 2003: Does Rejection Hurt, An fMRI Study of Social Exclusion, Ahli Biologi Molekuler Riza Arief Putranto memaparkan, bagian otak anterior cingulate cortex langsung mendadak aktif. Bagian otak ini juga terlibat saat kita mengalami sakit fisik.

"Otak memproses penolakan mirip seperti ketika fisik terluka. Itu sebabnya, ditolak bisa terasa sama nyerinya dengan jatuh, terbentur, atau bahkan lebih dari itu," jelas Riza via Instagram, Minggu (14/9/2025).

Riza menuturkan, sering kali kita keliru menafsirkan penolakan. Kita cenderung menganggap penolakan sebagai sebuah tanda bahwa diri kita kurang baik, kurang menarik, atau bahkan tidak berharga. Padahal, penolakan bukan berarti kita tidak cukup baik.

"Tidak semua penolakan itu luka. Kadang, dia adalah pagar yang menyelamatkan," ujar Riza.

Baca juga : Apa Itu Font WhatsApp Dan Bagaimana Cara Mengubahnya?

Kata Riza, kita sering lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang diri kita. Hidup adalah tentang konteks. Tempat, waktu, kebutuhan orang lain, dan situasi eksternal ikut berperan di dalamnya. 

"Penolakan lebih sering merupakan cerminan dari konteks tersebut. Bukan refleksi nilai diri kita," cetusnya.

Menyikapi Penolakan

Adsense

Riza mengatakan, ada lima cara untuk menyikapi penolakan yang kita terima. Berikut rinciannya:

1. Validasi Perasaan 

Akuilah bahwa kita merasakan sakit, karena itu merupakan bagian dari sifat manusia. Kita tidak perlu menganggap diri lemah hanya karena merasa terluka. "Kesal sebentar tidak mengapa," ujar Riza. 

2. Ubah Cara Pandang 

Baca juga : Klaim Pakistan: 5 Jet Tempur India Ditembak Jatuh Pakai Pesawat Bikinan China

Jangan terus-terus bertanya, mengapa saya tidak diterima? Cobalah berpikir, bahwa itu bukan tempat dan waktu yang terbaik buat kita. Perspektif semacam ini akan membuat perasaan kamu lebih ringan.

3. Alihkan Fokus Pada Hal-Hal Yang Mendukung Pertumbuhan 

Teruslah mengembangkan diri. Carilah komunitas atau orang yang tepat, yang lebih bisa menghargai diri Anda. Berikan hak istirahat untuk tubuh dan pikiran Anda.

4. Motivasi Diri 

Motivasi diri Anda dengan kata-kata baik. Misalnya dengan kata-kata ini: Tidak semua  penolakan adalah luka. Kadang, dia adalah pagar yang menyelamatkan.

5. Optimistis Pintu Terbuka Setelah Penolakan 

Banyak orang sukses dan menemui pintu-pintu baru setelah mengalami penolakan. Misalnya, penulis asal Inggris JK Rowling yang sukses dengan novel Harry Potter setelah ditolak oleh 13 penerbit.

Baca juga : Gagal Lolos Uji Emisi, 14 Pengendara Di Jaktim Kena Sanksi Tindak Pidana Ringan

"Anda tidak harus tepat seperti itu. Anda cukup memaknai penolakan. That's enough," pungkas Riza.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense