Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Selama 11 tahun seorang polisi di Shanghai, China, berpura-pura menjadi putra dari pasangan suami istri di Shanxi, China Utara. Anak pasangan tersebut telah meninggal 11 tahun yang lalu karena kecelakaan kebocoran gas. Kejadian itu membuat sang istri terkena gangguan mental.
Polisi yang bernama Jiang Jingwei itu merasa iba dengan kondisi suami istri tersebut. Dia memutuskan berpura-pura menjadi putra dari Xia Zhanhai dan istrinya, Liang Qiaoying.
Kedua pasangan itu kehilangan putra mereka pada 2023. Kecelakaan yang merenggut putranya sangat membebani Liang. Wanita itu secara perlahan lumpuh dan mengalami gangguan kognitif. Kapasitas mental Liang seperti bocah berusia lima tahun.
Suaminya kerap menenangkan istrinya dengan kebohongan. Dia sering mengatakan putra mereka bekerja di kota yang jauh. Pada suatu saat, Xia melihat Jiang Jingwei di sebuah program televisi. Pria itu menyadari, Jiang mirip dengan mendiang putra mereka.
Baca juga : Keliling China Sambil Gendong Ibu Tercinta
Xia berusaha menghubungi Jiang lewat sebuah acara reality show pada akhir 2013. Dia berharap program itu dapat membantu permasalahannya.
Saat dipertemukan dengan Jiang di program tersebut, istrinya sangat terharu. Wanita itu memeluk Jiang dengan erat sambil menangis. Pertemuan itu membentuk ikatan yang mendalam antara kedua orang di luar hubungan darah itu.
Pada 2016, Jiang mengajak pasangan itu bertamasya ke Shanghai. Bahkan, Jiang mengambil cuti dan pergi ke Shanxi untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2018 bersama mereka.
Jiang dan orang tua angkatnya itu terus berhubungan melalui panggilan video. Hubungan mereka terjalin dengan baik selama 11 tahun terakhir.
Baca juga : OSO Yakin Gebu Minang Semakin Tebar Manfaat
Pada akhir September, Xia menulis surat yang menyentuh hati kepada Biro Keamanan Publik Shanghai. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada putra angkatnya itu.
“Terima kasih telah melatih seorang polisi yang baik, penyayang dan bertanggung jawab. Selama lebih dari satu dekade, Jiang diam-diam telah mengambil peran sebagai seorang putra, membawa kehidupan baru bagi keluarga kami yang dulu dilanda duka,” tulisnya.
Membalas ungkapan “ayahnya”, Jiang mengatakan, merawat orang tua tidak pernah menjadi beban baginya. Dia merasa ini pengalaman berharga.
Dedikasi Jiang telah sangat menyentuh banyak orang di media sosial. Netizen China meyakini cinta yang tulus itu ada. LDU
Baca juga : Survei Pilgub Terbaru, Jabar Tak Sesengit Jakarta
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Sabtu, 9 November 2024 dengan judul "Polisi Pura-pura Jadi Anak Ibu Sakit Mental"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya