RM.id Rakyat Merdeka - Penyanyi dan publik figur Vicky Shu membagikan perjalanan transformasi kesehatannya setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 10 kilogram dalam delapan minggu melalui program weight management Halofit by Halodoc.
Transformasi tersebut dijalani di bawah pengawasan medis, pendekatan berbasis sains, serta dukungan teknologi kesehatan digital.
Perubahan fisik Vicky Shu sempat memunculkan spekulasi publik yang menduga dirinya menjalani operasi potong lambung.
Namun, Vicky menegaskan bahwa penurunan berat badan yang dialaminya merupakan hasil dari program pengelolaan berat badan yang terstruktur dan dilakukan secara sehat.
Selain mengikuti program Halofit by Halodoc, Vicky juga menerapkan pola hidup sehat dengan rutin berjalan kaki setiap hari dan memperbaiki pola konsumsi makanan.
“Aku memilih program Halofit karena aku ingin investasi jangka panjang untuk kesehatan fisik dan mentalku, bukan semata karena ingin menurunkan berat badan saja. Melalui program ini, aku mendapatkan pengawasan dari tim dokter selama 30 hari, diberikan meal plan yang sesuai dengan kebutuhan tubuhku, dan mendapat terapi GLP-1 sehingga nafsu makan lebih terkontrol,” ujar Vicky Shu, Jumat (16/5/2026).
Baca juga : ABM Investama Perkuat Transformasi Berbasis Data Lewat SPARROW
Ia juga menilai, layanan digital Halofit memudahkannya menjalani program di tengah aktivitas sebagai pekerja sekaligus ibu rumah tangga.
“Perjalanan transformasi ini mengajarkan bahwa kita tidak harus memenuhi standar kecantikan orang lain. Tujuan sebenarnya bukan hanya menurunkan berat badan, tetapi memiliki tubuh yang sehat dan mental yang lebih baik,” tambahnya.
Fenomena yang dialami Vicky Shu dinilai mencerminkan persoalan yang lebih luas terkait obesitas di Indonesia. Kelebihan berat badan sering kali dipandang sekadar masalah gaya hidup.
Padahal, kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor kompleks dan membutuhkan pendampingan tenaga medis.
Berdasarkan data Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan hingga akhir 2025, satu dari tiga masyarakat Indonesia mengalami obesitas sentral, yakni penumpukan lemak di area perut yang meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.
Sementara itu, studi Awareness, Care and Treatment in Obesity Management (ACTION) APAC tahun 2022 menemukan hanya 43 persen individu dengan obesitas yang pernah mendiskusikan kondisi berat badannya dengan tenaga kesehatan dalam lima tahun terakhir.
Baca juga : Gubernur Kaltim Evaluasi Pelaksanaan Renovasi Rumah Jabatan
VP Consultation & Diagnostics Halodoc, Ignasius Hasim, mengatakan Halofit hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan berat badan yang lebih aman dan terukur.
“Bagi Halodoc, mengatasi obesitas bukan sekadar menurunkan angka di timbangan, tetapi membantu masyarakat membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” kata Ignasius.
Menurutnya, data internal Halodoc pada 2024 menunjukkan sekitar 75 persen pasien nutrisionis Halodoc mencari dukungan terkait manajemen berat badan. Namun, sebagian besar masih berfokus pada pengaturan pola makan dan edukasi gaya hidup.
Melalui Halofit, Halodoc menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan menggabungkan edukasi, pendampingan dokter dan ahli gizi, teknologi, serta terapi medis berbasis bukti ilmiah.
Program transformasi Halofit dapat diakses melalui aplikasi Halodoc dan mencakup konsultasi dokter, personal meal plan dari ahli gizi, obat pendamping, serta pendampingan selama 30 hari.
Jika diindikasikan secara medis, pengguna juga dapat memperoleh terapi GLP-1 untuk membantu mengontrol nafsu makan.
Baca juga : Sekolah Unggul Garuda Transformasi 2026 Resmi Dibuka, Siap Cetak SDM Berkualitas
Seluruh program diawasi Board of Wellness Halofit yang terdiri dari dokter spesialis endokrin dan gizi klinis.
Terapi GLP-1 sendiri bekerja dengan meniru hormon alami usus yang mengatur rasa kenyang dan kadar gula darah.
Berdasarkan uji klinis, terapi tersebut terbukti mampu membantu penurunan berat badan lebih signifikan dibanding metode tanpa terapi.
Melalui kisah transformasi Vicky Shu, Halodoc berharap semakin banyak masyarakat Indonesia terdorong untuk memulai perjalanan hidup sehat dengan cara yang aman, tepat, dan didampingi tenaga medis profesional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.