RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan sudah mengumumkan, level asesmen PPKM di kawasan aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) naik ke Level 3. Selama seminggu ke depan, Jakarta dan wilayah penyangganya akan menerapkan PPKM Level 3.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kenaikan level tersebut bukan karena tingginya kasus Covid-19 di Ibu Kota. Melainkan, karena rendahnya tracing.
Baca juga : Kasus Covid-19 Memang Tinggi, Tapi Yang Dirawat Di RS Rendah
"Untuk itu akan kita tingkatkan lagi tracing. Saat ini tingkat tracing baru 15 persen dan akan kita tingkatkan agar mencapai 30 persen," kata Riza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/2).
Politisi Partai Gerindra ini mengakui, selama ini Jakarta menjadi penyumbang terbesar kasus Covid-19 di Indonesia. Karena itu dia meminta warga Ibu Kota untuk lebih waspada dan terus mengetatkan protokol kesehatan.
Baca juga : Kasus Covid-19 Naik Karena Testing Dan Tracing Meningkat
Riza juga mengimbau semua pihak untuk turut andil dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 varian Omicron, yang tengah merebak. "Memang gejala Omicron ini tidak parah, tapi kita harus tetap waspada," tandasnya.
Dengan ditetapkan PPKM Level 3, sejumlah kegiatan masyarakat akan dilakukan penyesuain. Seperti jam operasional supermarket, mall, warung makan dibatasi hingga pukul 21.00 dan maksimal pengunjung 60 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.