Dewan Pers

Dark/Light Mode

PMI Dapat Bantuan Alat Penanganan Covid-19 Dari Belanda

Selasa, 16 Nopember 2021 14:39 WIB
Wakil Duta Besar Kerajaan Belanja Ardi Stoios-Braken  dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla. (Foto : Antara)
Wakil Duta Besar Kerajaan Belanja Ardi Stoios-Braken  dan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla. (Foto : Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Palang Merah Indonesia (PMI) mendapat bantuan perlengkapan dukungan protokol kesehatan dari Pemerintah Belanda.

Bantuan berupa 5.000.000 masker, 250.000 alat pelindung diri (APD), 200.000 celemek medis dan 100.000 kacamata pelindung diserahkan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanja Ardi Stoios-Braken kepada Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla.

"Kami sangat berterima kasih dan bantuan ini, selain untuk persiapan kami, juga akan dibagikan ke daerah-daerah yang membutuhkan, seperti ke Papua, Sulawesi, Maluku, Sumatera dan Jawa," kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (16/11).

Berita Terkait : KPK Bantah Ada Nuansa Politis Dalam Pengusutan Formula E

Bantuan dari Pemerintah Belanda tersebut, menurut JK akan digunakan untuk memperketat protokol kesehatan dan mengantisipasi potensi gelombang ketiga penularan Covid-19 di daerah.

JK menyebutkan dalam kurun waktu hampir dua tahun Indonesia hidup dalam pandemi Covid-19, jutaan penduduk telah terinfeksi virus tersebut, dengan 144.000 ribu orang meninggal dunia akibat virus tersebut.

Meskipun angka kasus penularan di Indonesia mengalami penurunan cukup signifikan, JK mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi Covid-19.

Berita Terkait : Jusuf Kalla Tegaskan Porsinya Para Ulama

"Indonesia saat ini sudah jauh menurun. Jika dilihat pada bulan Juni lalu itu 50.000-an per hari dan sekarang rata-rata 500-an per hari atau turun hingga 99 persen. Namun kita juga masih bersiap apabila terjadi gelombang ketiga," katanya.

Oleh karena itu, JK mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan berjuang melawan pandemi Covid-19 tanpa memandang perbedaan agama dan suku bangsa.

"Karena Covid-19 tidak memandang negara, agama, suku dan dimana pun kita berada. Maka, ini bisa diatasi dengan kerja sama internasional, kerja sama antara negara dan kerja sama dengan masyarakat dunia," ujarnya. [IPL]