BREAKING NEWS
 

Para Tokoh Pers Hadiri Urun Rembuk Masalah Bangsa

Gubernur dan Bupati Harus Di-Ali Sadikin-kan

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 16 Juli 2019 06:21 WIB
Ketua Penyelenggara Piala Presiden Kompetisi Nasional Media, Margiono (tengah) didampingi Koordinator Pelaksana Agus Sudibyo (kanan) menyerahkan cenderamata kepada Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Hendri Subiakto saat membuka acara Urun Rembuk Tokoh Pers tentang Masalah Bangsa, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (15/7). (Foto: M.Qori Haliana/Rakyat Merdeka).

 Sebelumnya 
Menurut Bambang, pernyataan Ali Sadikin itu bukan isapan jempol belaka. Tapi memang faktanya demikian. Tidak hanya kritik pers, kritik dalam bentuk gugatan hukum pun dianggap sebagai masukan yang baik.

Ali Sadikin diketahui turut membiayai Lembaga Bantuan Hukum (LBH), meskipun kemudian LBH tersebut menggugatnya. Praktis, kata Bambang, hampir 100 persen LBH ketika itu hidupnya dari bantuan Ali Sadikin.

Padahal, selama Ali Sadikin jadi gubernur, rakyat yang menggugatnya mencapai 600-an kasus. Dari jumlah itu, sekitar 200-an kasus dimenangkan rakyatnya. Tapi, Ali Sadikin tidak marah. Dia justru senang karena itulah memang fungsinya LBH.

Adsense

Baca juga : Begitu Surat Dari KPK Turun, Nasdem Langsung Pecat Gubernur Kepri Nurdin Basirun

“Saya pernah tanya pada Ali Sadikin, kok bisa ya membantu yang menggugat dia, yang mengkritik dia. ‘Emang menurut saya itu sistem manajemen yang bagus, kita jadi dapat informasi yang betul. Kekurangan-kekurangan kita apa, sehingga kita bisa tangani. Itu kan murah, nggak usah saya gaji konsultan atau apa-apa’,” terang Bambang, kembali menirupak ucapan Ali Sadikin.

Kondisi tersebut bertolak belakang dengan saat ini. Para kepala daerah hanya mau membantu dan bekerja sama dengan media yang memuji-mujinya. Pers dijadikan bagian dari Humas. Kondisi itu jelas mencemari kemampuan pers dalam menjalankan tugas utamanya: pengawasan dan melakukan kritik sosial.

Selain pikiran dari Bambang Harymurti ini, para tokoh pers lain juga tak kalah cemerlang menyampaikan ide-idenya. Mereka mencurahkan semua saran agar pembangunan yang merata dan cepat majunya bisa dilaksanakapan oleh Presiden Jokowi di periode kedua pemerintahannya.

Baca juga : Ketua DPR Ajak Semua Elemen Bangsa Rajut Persatuan dan Wujudkan Harmoni

Rencananya, seluruh ide-ide para tokoh pers itu akan dibukukan, lalu akan diserahkan secara langsung ke Presiden Jokowi. Kompetisi Nasional Media Mengenai Piala Presiden Kompetisi Nasional Media, Ketua Panitia Margiono mengatakan, ajang ini adalah apresiasi dari Presiden untuk karya jurnalis, penulis, dan wartawan.

Sama halnya dengan Piala Presiden di ajang sepak bola dan lainnya. Meskipun Pialanya dari Presiden, Margiono memastikan penentuan juara di perlombaan ini, tidak ada intervensi dari Presiden atau pemerintah. Ia memastikan independensi tim juri.

“Seperti Piala Presiden di sepak bola, itu adalah apresiasi kualitas terbaik di sepak bola. Yang menang kan nggak yang senang sama pemerintah atau bukan. Tetap profesionalisme,” jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense