Sebelumnya
Dia pun berharap program ini bisa sukses di Jakarta. Sebab di sini banyak orang kaya.
Hasto menjelaskan, untuk menjadi BAAS, bisa mendaftar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Satgas Stunting. Tim dan satgas tersebut yang akan menerima dan mengatur serta memadupadankan data anak berisiko stunting di daerah tersebut agar bisa mendapat bantuan dan pendampingan.
Dia mengungkap, untuk daerah luar Jakarta, sudah ada data keluarga risiko tinggi stunting. Sedangkan khusus DKI Jakarta, punya data sendiri.
Baca juga : Menteri Basuki Tabur Bunga Di Makam Pejuang Rumah Rakyat Di Kalibata
“Saya kira sistem di DKI yang akan mengatur itu,” ujarnya.
Hasto mengatakan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Menurutnya, Jakarta selama ini tidak mengikuti sistem pendataan yang dimiliki BKKBN.
Peningkatan status gizi anak usia sekolah dan remaja menjadi salah satu prioritas utama Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada 2023.
Baca juga : Lisa Marie Presley, Meninggal Usai Nonton Film Elvis
“Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Agus Suprapto.
Agus menuturkan, Kemenko PMK bersama kementerian atau lembaga terkait terus berupaya mengintensifkan sejumlah program untuk mewujudkan generasi emas dan berkualitas. Salah satunya melalui intervensi, edukasi dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan status gizi anak usia sekolah dan remaja.
Kemenko PMK juga meminta Pemerintah Daerah meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Kemenko PMK mengajak seluruh pihak untuk mengimplementasikan langkah-langkah peningkatan gizi anak. Mulai dari meningkatkan pemahaman masyarakat hingga membiasakan anak sarapan sebelum berangkat sekolah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.