RM.id Rakyat Merdeka - Politikus Nasdem Syahrul Yasin Limpo mengaku tidak diberitahu Presiden Jokowi soal posisi menteri yang akan diberikan kepadanya. "Saya tidak disampaikan menteri apa, yang ditanya bagaimana membuat 267 juta jiwa bisa dijamin agar lebih baik, tenteram," ujarnya di Kompleks Istana Negara, Selasa (22/10).
Spesifiknya, lanjut Syahrul, adalah soal pertanian, perkebunan, dan perikanan. Dia memastikan akan bekerja maksimal. Apalagi Syahrul mengaku sudah 25 tahun bekerja di birokrasi.
Baca juga : Masuk Istana, Ida Fauziah Bicara Kemungkinan Isi Pos Menteri Perempuan
Dia meyakini, dirinya bukan diusulkan oleh Ketum Nasdem Surya Paloh untuk menduduki posisi menteri. Melainkan, Presiden yang memilihnya. "Saya kira pilihan Bapak Presiden, termasuk saya hari ini, merupakan kemampuan yang saya perlihatkan selama ini," tuturnya. Lagipula, dia mengaku tak berkomunikasi dengan Paloh sejak kemarin.
Tetapi dia mengaku sudah meminta izin dari Paloh untuk menghadap Presiden Jokowi pagi tadi. "Ya kamu lakukan yang terbaik. Sampaikan kami tidak punya beban untuk mengawal totalitas," ungkap Syahrul menirukan ucapan Paloh.
Baca juga : Syahril Yasin Limpo Ikut Merapat ke Istana
Syahrul pun memastikan, Nasdem terus mendukung pemerintahan Jokowi. "Bagi Partai Nasdem di seluruh jajaran mendukung sejak 2014 adalah totalitas kami mendukung tanpa reserve (syarat)," tegasnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.