BREAKING NEWS
 

Angka Pengangguran Kaum Muda Tinggi

Program Latihan Kerja Didorong Garap Gen Z

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 22 Juli 2024 06:50 WIB
Peserta pelatihan saat sedang mengikuti latihan memasak kuliner internasional di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Taman Lenteng Agung, Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Latihan yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Jakarta Selatan ini diikuti 50 peserta dari lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Tebet, Pasar Minggu, Pancoran, Jagakarsa dan Mampang Prapatan. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Pelatihan Kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan melatih Generasi Z (Gen Z). Sebab, angka pengangguran penduduk generasi tersebut, cukup tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, 9,9 juta atau 22,225 persen penduduk berusia 15-24 tahun di Indonesia menganggur atau Not Employment, Educa­tion, or Training (NEET).

Banyaknya pengangguran usia produktif ini menjadi sorotan Anggota Komisi B Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Mohammad Taufik Zoelkifli. Dia meminta, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) mem­prioritaskan remaja mendapat­kan pelatihan kerja.

Baca juga : Jokowi Dan Prabowo Saling Komunikasi

Pelatihan kerja, lanjut Zoel­kifli, diperlukan untuk mening­katkan kompetensi dan keahlian sebagai bekal remaja hadapi tantangan ke depan.

“Dengan menjadi pusat eko­nomi nasional dan global city, saya harap Pemprov DKI Jakarta memberikan pelatihan kerja kepada warga Jakarta, menguta­makan anak muda,” kata Taufik dalam keterangannya dikutip Sabtu (20/7/2024).

Politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS) ini mengatakan, saat Jakarta menjadi pusat eko­nomi nasional, maka arus mi­grasi para pencari kerja semakin besar. Baik itu pekerja dalam negeri maupun asing.

Baca juga : Basuki Dan Raja Juli Blusukan Malam-malam

“Nah, Pemerintah Daerah (Pemda) harus membekali warganya keterampilan yang mum­puni. Terutama kepada muda-muda warga Jakarta,” ujarnya.

Tanpa dibekali keterampilan kerja, dikhawatirkannya, anak muda Jakarta hanya menjadi pe­nonton di tengah gegap gempita perubahan dan kemajuan Kota Jakarta di masa depan.

Selain itu, dia juga khawatir akan muncul masalah-masalah sosial di Jakarta. Seperti me­ningkatnya jumlah pencari kerja yang tidak memiliki keahlian.

Baca juga : Hasto Siap Datang Minggu Depan

“Saya berharap warga Ja­karta bisa jadi nomor satu untuk mengisi kesempatan kerja,” imbuhnya.

Kepala Disnakertransgi DKI Jakarta, Hari Nugroho mengamini, pelatihan kerja berbasis kompetensi dibutuhkan sebagai salah satu solusi dalam menga­tasi masalah ketenagakerjaan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense