Sebelumnya
“Seperti pencurian listrik, penggunaan peralatan listrik yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI) dan penumpukan colokan masih banyak ditemukan saat kegiatan P2TL,” kata Satriadi dalam keterangannya dikutip Kamis (22/8/2024).
Ke depan, lanjut Satriadi, Gulkarmat berencana untuk melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama PLN, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, dan provider jasa internet untuk membahas solusi dari banyaknya kebakaran pada kabel udara di Jakarta.
Satriadi berharap, kegiatan ini dapat mengurangi kebakaran akibat korsleting listrik.
Baca juga : Aston Villa Vs Arsenal, The Gunners Siap Raih Kemenangan Tandang
Harus Sosialisasi Di 341 RW
Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Dinas Gulkarmat berkoordinasi dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran di Rukun Warga (RW) rawan terjadi kebakaran.
Ketua Komisi A Mujiyono mengatakan, sosialisasi dan edukasi kebencanaan perlu digencarkan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat akan potensi bencana.
Baca juga : Sandrinna Michelle, Dinner Romantis Dengan Junior
“Ada 341 RW yang rawan kebakaran. Komisi A meminta agar sosialisasi yang dilakukan kepada wilayah itu lebih massif sampai ke tingkat RT,” kata Mujiyono saat membacakan rekomendasi dalam rapat Banggar terkait Paparan Hasil Pembahasan Komisi-Komisi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD 2024.
Selain itu, Mujiyono meminta, relawan kebakaran di wilayah rawan dan padat penduduk, dibekali Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Sehingga, relawan diharapkan bisa mencegah kebakaran membesar dan melahap rumah di sekitar bencana.
“Fokus utama adalah memperbanyak jumlah APAR di pemukiman. Karena APAR sangat diperlukan dalam jumlah yang memadai sebagai alat pemadam api sebelum membesar,” tutur Mujiyono.
Baca juga : KPU Trauma Kena Sanksi Etik
Selain itu, Pemprov DKI harus mempercepat realisasi kebijakan mewajibkan warga memiliki APAR.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.