RM.id Rakyat Merdeka - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menginisiasi program Jagoan Wirausaha Jakarta (Jawara) sejak awal 2024 sebagai inkubasi UMKM yang dirancang secara holistik, sistematis dan berkelanjutan untuk memastikan UMKM sukses naik kelas.
Dengan sifatnya yang holistik program ini tidak hanya menyentuh aspek bisnis UMKM, tapi juga aspek personal UMKM. Selain ilmu manajemen bisnis, peserta juga diberikan mindset entrepreneurship, sesi hipnoterapi dan one on one coaching mentoring. Selain itu, kurikulum tidak hanya terbatas pada pembelajaran, tapi lebih ditekankan pada praktek bisnisnya, dengan target yang harus diselesaikan.
Kepala BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan, program ini juga disusun secara sistematis yang terdiri dari 5 tahap. Dimana setiap tahapnya peserta wajib menyelesaikan target sebagai syarat untuk mengikuti tahap berikutnya.
"Program Jawara dimulai dari seleksi assessment dan interview, bootcamp, company visit, pendampingan tahap 1 sampai 3 dan terakhir adalah capacity building dan graduation, dengan materi antara lain mindset entrepreneurship, business model canvas, onboarding digital, manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan keuangan serta strategi untuk memulai ekspor," kata Arlyana, Senin (26/8/2024).
Baca juga : Megawati Minta Bahlil Kenalkan Dirinya Kepada Raja Jawa
Arlyana bilang, program ini juga dilakukan secara berkelanjutan dimana peserta juga terus mendapatkan pendampingan secara offline dan online, baik setelah kelas selesai maupun setelah peserta lulus program.
Pada rekrutmen Jawara yang dilaksanakan pada Februari 2024, terdapat 448 UMKM unggulan di wilayah Jakarta yang mendaftar dan telah terpilih 40 UMKM untuk mengikuti rangkaian pelatihan Jawara.
"Apabila UMKM berhasil mengikuti seluruh rangkaian secara intensif dan berhasil menyelesaikan tugas serta tantangan yang diberikan seperti kenaikan omset, perbaikan manajemen keuangan dan SDM dari para pelatih/coach, maka pada akhir tahun UMKM tersebut akan mengikuti capacity building dan graduation sebagai tanda berhasilnya mengikuti program Jawara," ujarnya.
Sampai dengan Agustus 2024, terdapat 34 peserta yang telah berhasil menyelesaikan target pengembangan usaha yang diberikan dan konsisten mengikuti rangkaian kegiatan Jawara.
Baca juga : Beri Keistimewaan, BRI Hadirkan Program Spesial MDR 0 Persen Bagi Merchant
Selain mendapatkan materi pengembangan UMKM secara sistematis dan komprehensif, keunggulan dari program Jawara ini adalah seluruh peserta bisa berkonsultasi dengan coach profesional sepanjang periode Jawara. UMKM Jawara juga memiliki kesempatan untuk berbagi dan saling memberikan masukan antar peserta terkait pengembangan bisnis masing-masing.
"Keunggulan program Jawara lainnya adalah adanya program bootcamp di awal rangkaian pelatihan yang dilaksanakan selama 4 hari, dan berfokus pada pembentukan mindset bisnis peserta agar dapat menjadi pengusaha yang mandiri, berdaya juang, mampu menggali potensi diri, meningkatkan jiwa bisnis, serta penguatan leadership dalam memimpin tim," terangnya.
Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Jawara sampai dengan saat ini, peserta Jawara telah mengimplementasikan dan menyusun berbagai materi manajemen bisnis yang diperoleh mulai dari business canvas model, SOP, manajemen SDM, sampai dengan laporan keuangan. Seluruh peserta Jawara juga telah berhasil menaikkan rata-rata omset per bulannya dibandingkan sebelum mengikuti Jawara, dengan kenaikan rata-rata sekitar 133,71 persen. Tidak hanya dari sisi omset, peserta Jawara juga aktif meningkatkan kapasitas UMKM dalam kegiatan digital onboarding, dimana saat ini seluruh UMKM Jawara sudah memiliki website sendiri (dari awalnya hanya 11 UMKM yang memiliki website), serta sudah mulai aktif melakukan live selling di e-commerce maupun social commerce.
Peserta Jawara juga telah mengimplementasikan materi kolaborasi bisnis yang sudah diperoleh, misalnya melalui sinergi dan kolaborasi antara UMKM di Jawara dengan pembuatan ‘’Komunitas Jawara Kita’’, pelaksanaan event showcasing yang bekerja sama dengan Discovery Hotel Ancol selama 1 bulan pada 21 Juni sampai 21 Juli 2024 dan pelaksanaan event “Urban Threads Festival 2024” yang dilaksanakan pada 13 Juli 2024 di Hotel Discovery Ancol, dengan kegiatan fashion show yang menampilkan produk-produk terbaik dari peserta Jawara.
Baca juga : Ingat, Tiap Rumah Wajib Punya APAR
Salah satu peserta Jawara, Yulyanto dari UMKM Emazing menyampaikan, berbagai pelatihan yang diberikan pada rangkaian Jawara sangat bermanfaat bagi pengembangan bisnisnya, mulai dari materi terkait manajemen keuangan, live selling, hingga materi mengenai perluasan pasar ekspor.
"Penyampaian materi tentang ekspor juga menjadi semakin menarik karena menghadirkan langsung narasumber praktisi ekspor berpengalaman dan langsung melakukan kurasi produk UMKM Jawara yang berkualitas yang dapat diperkenalkan kepada buyer internasional," ucapnya.
Jawara merupakan kerja bersama dan langkah konkret Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan UMKM agar bisa naik kelas melalui peningkatan kapasitas, peningkatan kemitraan & networking serta perluasan akses pasar baik dalam negeri dan luar negeri. Melalui program ini diharapkan sinergi dalam pengembangan UMKM dapat terus ditingkatkan sehingga akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif untuk DKI Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.