RM.id Rakyat Merdeka - Untuk mengatasi pengangguran, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disarankan meniru kebijakan Kabupaten Karawang. Yakni, menerbitkan regulasi yang mengatur kuota penyerapan tenaga kerja khusus untuk warga lokal.
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta menyebutkan, angka pengangguran pada periode Februari 2024 mencapai 327,59 ribu orang atau 6,03 persen.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ghozi Zulazmi mengatakan, angka pengangguran di Ibu Kota tinggi karena warga sulit mendapat akses pekerjaan.
“Masalah ini menjadi perhatian besar kami,” ujar Ghozi dalam keterangannya.
Baca juga : Badminton Hong Kong Open 2024, Ginting ‘Balas Dendam’ Popov
Untuk memudahkan warga mendapat pekerjaan, Ghozi mengusulkan pembuatan peraturan agar perusahaan memprioritaskan rekrutmen bagi warga lokal (Warlok).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, Jakarta mencontoh Kabupaten Karawang yang memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.
Dalam regulasi itu, perusahaan, instansi dan pabrik harus memprioritaskan, sedikitnya 60 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal atau berdomisili di sekitar perusahaan.
“Apalagi, kita sebagai kota global akan banyak tenaga kerja dari luar,” ujarnya.
Baca juga : Luna Bijl, Pacar Maarten Paes
Sebelum peraturan diterapkan, Ghozi mengimbau Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) menggandeng seluruh perusahaan swasta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dengan keahlian khusus.
“Banyak unskill labour (pekerja tidak terampil). Artinya kalau ada pelatihan dari private sector, maka penyerapannya bisa dengan mudah. Jadi perlu kolaborasi bersama, masyarakat, Pemerintah dan perusahaan swasta,” ucapnya.
Hal serupa disampaikan Anggota DPRD Jakarta Raden Gusti Arief. Gusti bilang, akan menyoroti isu-isu penting yang menjadi perhatian, terutama aspirasi dari daerah pemilihannya (Dapil). Antara lain terkait kesejahteraan sosial seperti masalah layanan kesehatan dan pendidikan. Kemudian, penanganan pengangguran.
“Warga di Dapil 6 Jakarta Timur, sangat menginginkan adanya peningkatan kesejahteraan. Itu yang paling sering kami temukan di masyarakat,” kata Gusti.
Baca juga : Hukuman Diperberat, SYL Tak Dikasih Ampun
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini berkomitmen untuk membawa aspirasi masyarakat dan bekerja sama dengan Pemerintah dalam mencari solusi terbaik bagi warga.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.