BREAKING NEWS
 

Jakarta Berpotensi Terdampak Megathrust

Siap-siap, Warga Latihan Hadapi Gempa Dan Tsunami

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 18 September 2024 06:50 WIB
Ketua Sub Kelompok Pencegahan BPBD DKI Jakarta, Rian Sarsono (kanan) dalam dialog Kesiapsiagaan Provinsi DKI Jakarta Terhadap Ancaman Gempa Bumi Megathrust, di Gedung BPBD DKI Jakarta, Selasa (10/9/2024). (Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza/am)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menggelar sejumlah edukasi dan simulasi menghadapi gempa besar yang berpotensi terjadi akibat zona gempa megathrust Selat Sunda. Langkah ini ditargetkan bisa mengurangi risiko bencana.

Jakarta berpotensi terdam­pak gempa Megathrust karena hanya berjarak 300 kilometer dari pusat gempa.

Ketua Sub Kelompok Pence­gahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Rian Sarsono menu­turkan, pihaknya terus membangun budaya kesadaran dengan melakukan beberapa langkah-langkah edukasi peningkatan kapasitas.

Salah satunya edukasi dan simulasi gempa bumi di be­berapa fasilitas publik seperti rumah sakit, satuan pendidikan, gedung pemerintahan, hingga kelompok-kelompok masyara­kat. Ditegaskan Rian, kegiatan ini merupakan prioritas dan rutin yang dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta bersama komunitas penggiat kebencanaan dan selu­ruh pihak terkait di DKI Jakarta sejak 2015.

Baca juga : Manchester City Vs Inter Milan, Duel Para Jawara

Rian berharap, masyarakat semakin cerdas dalam mengolah informasi terkait gempa Megath­rust sehingga tidak terlalu panik.

Pihaknya, lanjut dia, berkomitmen memperkuat langkah-langkah strategis dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa Megathrust di Jakarta.

“Kami coba fokuskan melaku­kan langkah-langkah yang strategis. Kami berharap apa yang kita siapkan ini bisa mengurangi risiko bencana, khususnya gem­pa bumi,” kata Rian dalam keterangannya, Selasa (17/9/2024).

Dia menyebut, ada dua lang­kah yang difokuskan. Yakni, melakukan perkuatan dari regu­lasi dan membangun budaya sa­dar bencana di masyarakat untuk kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana.

Baca juga : Badminton China Open 2024, Ginting Pulangkan Juniornya

“Untuk gempa bumi BPBD DKI Jakarta mewujudkan ge­dung tangguh bencana di ling­kungan Pemprov DKI Jakarta,” imbuhnya.

BPBD DKI Jakarta juga tengah menyusun rencana kon­tegensi (renkon) gempa bumi berdasarkan informasi secara resmi dari BMKG. Khususnya terkait dengan potensi ancaman bencana yang berdampak meru­sak wilayah di Jakarta.

Terutama dari sisi Selatan Jawa, karena ada subduksi Mega­thrust Selat Sunda dengan potensi 8,7 Magnitudo.

“Kemungkinan terbesar yang potensi gempa yang dapat meru­sak di Jakarta adalah berasal dari zona subdukti selatan Banten dengan Magnitudo 8,7 dengan durasi 15 detik,” pungkasnya.

Baca juga : Inggris Hargai Indonesia Sebagai Teman Dan Mitra

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) DKI Jakarta Achmad Lukman mengatakan, penting bagi warga untuk memahami cara meng­hadapi ancaman bencana gempa Megathrust.

“Dengan memahami potensi risiko dan mempersiapkan diri dengan baik, kita dapat mengurangi risiko dari gempa bumi dan meningkatkan keselamatan masyarakat di Jakarta dan seki­tarnya,” kata Lukman.

Adsense

Sebelumnya, Badan Meteo­rologi, Klimatologi, dan Geo­fisika (BMKG) di Selat Sunda menyampaikan ada akumulasi energi 8,7 magnitudo. Terakhir, di zona ini terjadi gempa pada 1757 dengan kekuatan 7,7 magnitudo.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense