Dark/Light Mode

Pilgub DKI Bisa Satu Putaran

Selasa, 17 September 2024 08:15 WIB
Pramono Anung dan Ridwan Kamil. (Foto: Ist)
Pramono Anung dan Ridwan Kamil. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan calon Pilgub DKI Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno saling mengklaim bisa menang satu putaran. Dengan kurang gregetnya calon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, peluang Pilgub Jakarta satu putaran sangat terbuka lebar.

Terdapat tiga pasang calon yang bakal bertarung di Pilgub Jakarta. Dua diusung parpol dan satu maju dari jalur independen. Yang dari parpol ada Ridwan Kamil (RK)-Suswono dari kubu Koalisi Indonesia Maju atau KIM Plus dan Pramono Anung-Rano Karno yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura.

Sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur melalui jalur perseorangan atau independen. Sayangnya, sampai sekarang elektabilitas kandidat ini masih rendah, sehingga menyisakan peluang kepada RK-Suswono dan Pramono-Rano untuk mendulang suara lebih banyak.

 Karena itu, pasangan RK-Suswono berani menargetkan menang satu putaran di Pilgub Jakarta. “Dihitung wilayah-wilayahnya di mana yang akan lebih banyak aktivitas,” kata RK, di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2024).

Mantan Gubernur Jawa Barat ini mengatakan, pihaknya mendapat keuntungan elektoral besar dari partai politik pengusungnya yang menguasai perolehan suara di Pilpres maupun Pileg 2024. Mulai dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Baca juga : Amandemen Ke-5 UUD Kembali Disuarakan DPR

Selain itu, ada juga dukungan dari partai non parlemen seperti Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

“Target kami menangnya harus menang tebal, jangan menang tipis, kira-kira begitu ya. Karena mewakili harkat martabat besarnya koalisi,” paparnya.

RK juga meminta para anggota legislatif terpilih di provinsi maupun kota untuk turun kembali ke konstituen dan mengkampanyekan visi misi serta kekuatan pasangan RK-Suswono. Dia meyakini, upaya tersebut bisa membuatnya memenangkan Pilkada Jakarta satu putaran. 

“Intinya semua partai, anggota-anggota DPRD-nya harus bergerak,” pungkasnya.

Keyakinan yang sama juga disampaikan pasangan Pramono-Rano. Sebagai calon yang diusung partai pemenang Pileg 2024 secara nasional, Pramono yakin duetnya bersama Rano bisa mendulang suara mayoritas di Pilgub Jakarta.

Baca juga : Soal Jatah Menteri, Semua Ketum Partai Belum Dapat Kepastian

“Ya semua yang bertanding harus yakin dengan satu putaran, kalau nggak, ya ngapain kita bertanding,” kata Pramono, di Gor Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (15/9/2024).

Sekretaris Kabinet ini menyampaikan, dukungan tersebut bisa terlihat dari membludaknya warga saat berkunjung ke Jakarta Barat. Pramono meyakini, wilayah ini akan jadi salah satu kantung suara terbesarnya di Pilgub. “Jakarta Barat termasuk yang kami konsentrasikan,” katanya.

Senada, dikatakan politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno. Dia menyebut peluang satu putaran di Pilgub Jakarta lebih besar karena pasangan calon independen, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana kurang greget. “Masyarakat menilai paslon independen lemah,” ujar Hendrawan, di Jakarta, Senin (16/9/2024).

Anggota Komisi XI DPR ini menjelaskan, saat ini posisi RK-Suswono dan Pramono-Rano sama-sama kuat. Apalagi hasil survei terbaru dari Proximity Indonesia pada periode 30 Agustus-6 September 2024, mendapatkan perolehan elektabilitas keduanya menempati urutan atas. 

Pasangan RK-Suswono unggul dengan persentase tertinggi sebesar 56,50 persen. Disusul Pramono Anung-Rano Karno 24,5 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana hanya mampu menempati urutan buncit dengan 3,10 persen.

Baca juga : Munaslub Kadin Pilih Anindya Jadi Ketum, Arsjad Nyatakan Sikap Hari Ini

Meski begitu, Ketua bidang Perekonomian DPP PDIP ini meyakini Pramono-Rano mampu meraih simpati warga Jakarta dan memenangkan kontestasi. Walaupun pasangan RK-Suswono mendapatkan dukungan koalisi partai politik yang besar.

“Mudah-mudahan pemilih DKI semakin cerdas dan matang, mengutamakan rasionalitas, dalam memilih,” pungkasnya.

Lalu apa kata pengamat soal peluang satu putaran di Pilgub Jakarta? Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menyebut, dalam urusan politik tidak ada yang tidak mungkin. Walaupun dibutuhkan hal yang luar biasa untuk mewujudkannya.

“Hanya keajaiban yang bisa membuat Pilkada Jakarta 1 putaran, tapi jika ada relawan yang target 1 putaran tentu bagian optimisme, membangun semangat agar satu putaran,” ujarnya.

Untuk diketahui, calon yang ingin menang di Pilgub Jakarta harus memperoleh suara 50 persen plus 1. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.