Dark/Light Mode

Perkuat Kerja Sama

Inggris Hargai Indonesia Sebagai Teman Dan Mitra

Rabu, 18 September 2024 06:20 WIB
Menteri Pembangunan, Perempuan dan Kesetaraan Inggris Anneliese Dodds (kiri) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9/2024). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Menteri Pembangunan, Perempuan dan Kesetaraan Inggris Anneliese Dodds (kiri) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Selasa (17/9/2024). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Inggris berkomitmen memperkuat kemitraan dengan Indonesia. Niatan itu ditunjukkan dalam kunjungan Menteri Pembangunan, Perempuan dan Kesetaraan Inggris Anneliese Dodds ke Tanah Air pada 16-19 September 2024.

Ini kunjungan menteri Inggris pertama di bawah Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer. Dodds yakin, Inggris dapat terus membangun ke­mitraan dengan Indonesia dan ASEAN.

“Saya sangat senang berada di Indonesia. Ini kunjungan pertama saya ke Asia sebagai Menteri Pembangunan Interna­sional. Indonesia adalah teman dan mitra lama yang sangat dihargai Inggris,” ujar Dodds di acara penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Kerja Sama Pembangunan dengan Menteri, di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Selasa (17/9/2024). MoU itu diteken Menteri Dodds dan Menteri PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Baca juga : Tes Wawancara Capim KPK Akhirnya Digelar Terbuka

Dodds mengatakan, MoU ini untuk mengatasi tantangan ber­sama dan mencapai kemajuan di masa depan.

Dia berharap, PM Starmer dapat mengunjungi Indonesia untuk menegaskan komitmen Inggris meningkatkan kerja sama. Baik dalam bidang in­vestasi, pengembangan sumber daya manusia dan transisi energi yang adil.

Menurutnya, Indonesia memi­liki perekonomian yang berkem­bang pesat dan memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan global seperti krisis iklim.

Baca juga : Puji Karakter Arya Saloka

Saat ini, Program Kemitraan Pembangunan Inggris dengan Indonesia terkait iklim, kehutanan, hingga transisi energi.

“Di bawah Pemerintahan Starmer, saya berharap kerja sama dapat diperkuat dalam segala aspek,” tuturnya.

Kemitraan Pembangunan Inggris dan Indonesia mencakup berbagai bidang dalam lima ta­hun ke depan. Namun, yang tak kalah penting, perempuan yang mulai bertugas 8 Juli 2024 itu menekankan, Inggris berkomit­men menempatkan perempuan dan anak perempuan di jantung misi pembangunan Inggris.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.