RM.id Rakyat Merdeka - Progres konstruksi proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai sudah mencapai 29,17 persen pada pekan ketiga September 2024. Jalur kereta layang sepanjang 6,2 kilometer (km) ini ditargetkan beroperasi awal 2027.
Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro Group, Dian Takdir mengungkapkan, saat ini pembangunan lintasan sudah sepanjang 1,2 km dari Velodrome hingga Rawamangun. Uji coba jalur dilakukan menandai langkah penting dalam memasuki fase lanjutan proyek. Yakni, pengecekan jalur yang telah dibangun.
Sebelum uji coba jalur, ditegaskan Dian, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro bersama KSO (PT Waskita Karya Tbk, PT Nindya Karya, dan PT Len Railway System) telah memastikan kesiapan infrastruktur. Termasuk jalur, pekerjaan track serta perangkat pendukung operasional lainnya.
“Semua persiapan ini dirancang untuk memastikan keamanan dan kelancaran uji coba jalur LRT Jakarta Fase 1B,” kata Dian dalam keterangannya, Minggu (29/9/2024).
Baca juga : Lolos 16 Besar Tennis China Open 2024, Osaka Ditantang Coco Gauff
Dian bilang, setelah semua pemeriksaan rampung, akan dilakukan pemindahan peron operasional LRT Fase 1A di Stasiun Velodrome dari sisi barat ke sisi timur. Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan operasional LRT Jakarta dalam jangka panjang.
Uji coba jalur LRT Jakarta Fase 1B dilakukan menggunakan Kereta Luar Biasa, serta dilanjutkan dengan uji coba menggunakan MRV (Maintenance Rail Vehicle) dan 1 rangkaian LRV (Light Rail Vehicle).
“Pembangunan LRT sepanjang 6,4 km rute Velodrome-Manggarai ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mempercepat realisasi transportasi massal,” ujarnya.
Proyek LRT Jakarta Fase 1B ini dikerjakan dari dua sisi, yakni zona Velodrome-Pramuka dan zona Pramuka-Manggarai. Pembangunan jalur ini bertujuan untuk mendukung Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral transportasi Jakarta.
Baca juga : Tissa Biani, Unggah Foto Dul Suapin Kue Ultah
“Dengan tersambungnya rute Velodrome-Manggarai, LRT Jakarta diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi kemacetan dan mendorong penggunaan transportasi publik di Jakarta,” ucap Dian.
Dian mengaku optimistis uji coba ini akan menjadi langkah positif menuju penyelesaian pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. “Kami berharap dukungan dari semua pihak sehingga hingga proyek ini siap melayani warga Jakarta dengan lebih baik,” imbuhnya.
Melalui langkah-langkah yang sudah direncanakan, Jakpro yakin pembangunan ini dapat segera dirampungkan, agar dapat memberikan akses transportasi yang lebih mudah dan nyaman bagi warga.
“Kami sangat fokus pada setiap detail persiapan untuk memastikan uji coba ini berjalan lancar dan sesuai standar keselamatan yang tinggi. Proses ini adalah wujud komitmen Jakpro dalam mewujudkan transportasi publik yang modern dan aman bagi masyarakat Jakarta,” tegasnya.
Baca juga : Kasus Pembubaran Diskusi di Kemang, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
LRT Jakarta Fase 1B ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027. Dian menyadari, proyek pembangunan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga dan pengguna jalan di sepanjang rute Velodrome-Manggarai. Terutama terkait kemacetan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.