BREAKING NEWS
 

Banyak Warga Di DKI Sulit Akses DTKS

Kuota Penerima Bansos Tolong Ditambah Dong!

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 29 Oktober 2024 06:50 WIB
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membenahi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menambah kuota bantuan sosial (bansos).

Langkah itu diperlukan un­tuk memastikan distribusi ban­sos tepat sasaran dan jangkauan­nya makin luas.

Wakil Ketua Komisi E Agustina Hermanto mengaku, mendapat banyak keluhan dari warga terkait bansos. Padahal, data tersebut sebagai acuan untuk mendapat bansos.

Baca juga : Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP 2024, Martinator Dan Pecco Sikutan

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Tina Toon itu meminta Dinas Sosial (Dinsos) DKI memperjelas kriteria golongan masyarakat miskin yang bisa mendaftar ke sistem DTKS. Karena, dalam praktiknya di lapangan, penerima manfaat bansos belum tepat sasaran.

Banyak warga yang masuk kategori Masyarakat Berpeng­hasilan Rendah (MBR) sulit terverifikasi saat mendaftar ke sistem. Sedangkan masyarakat yang tergolong mampu justru mendapatkannya.

“Kami ingin tahu verifikasinya seperti apa. Jangan sam­pai orang punya dapur, tidak mendapatkan bansos. Punya dapur belum tentu mampu. Jadi kita harus peka terhadap kesuli­tan masyarakat,” ujar Tina Toon di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (25/10/2024).

Baca juga : Gisella Anastasia, Gempi Minta Adik

Dalam waktu dekat, Tina Toon akan memanggil Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk menuntaskan persoalan ini.

“Bukan hanya dengan Dinas Sosial, tapi juga Dinas Pendidi­kan, dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengen­dalian Penduduk (PPAPP). Kita panggil semua,” ujarnya.

Pada Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025, Dinsos menga­jukan anggaran belanja Bantuan Sosial Rp 810 miliar. Terdiri dari Fasilitasi Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga sebesar Rp 802 miliar dan Penyediaan Alat Bantu sebesar Rp 7,7 miliar.

Adsense

Baca juga : “Kalau Tak Mendukung, Jangan Dekat-dekat Saya…”

Dengan anggaran tersebut, Tina Toon meminta pelayanan penerima bansos untuk masyara­kat kurang mampu dioptimalkan dan memperbanyak kuota.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense