RM.id Rakyat Merdeka - Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika seharga ratusan miliar. Narkotika itu terdiri dari 207,321 kilogram (Kg) sabu dan 90 ribu butir ekstasi. Narkotika ini berasal dari jaringan internasional Malaysia-Riau-Jakarta.
"Dengan total empat tersangka, dan jumlah nominal barang bukti tersebut di pasar gelap senilai Rp 418.177.800.000," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, dalam jumpa pers, Rabu (6/11/2024).
Baca juga : Bepro Siapkan Berbagai Program Menangkan RIDO Di Pilgub Jakarta
Diungkap Karyoto, pengungkapan ini dilakukan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat. Dimana Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menyita 117 Kg sabu dan 90 ribu pil ekstasi, dengan satu tersangka. Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 90 Kg sabu dengan tiga orang tersangka.
Karyoto menuturkan, barang haram tersebut setelah dikirim dari Malaysia ke Riau akan dibawa dan diedarkan di Jakarta. “Tersangka berinisial AM, A, dan J. telah ditahan oleh Polda Metro Jaya di Rutan (rumah tahanan),” ucapnya.
Baca juga : Pilkada Sultra, ASR Kenalkan Program Jalan Mulus Antar Wilayah
Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Simanjuntak menambahkan, dalam aksinya tersangka menggunakan modus jual-beli mobil. Tersangka menyelundupkan sabu dengan cara dimasukkan di dalam dasbor mobil. “Termasuk di kompartemen mobilnya," jelas Donald.
Donald membeberkan, pengungkapan jaringan ini berawal dari penangkapan salah satu tersangka di parkiran minimarket di Riau. Kemudian dilakukan pengembangan hingga tersangka lainnya ditangkap pada Kamis (31/10/2024). "Narkotika jenis sabu dan ekstasi ini dibawa dari Malaysia lewat jalur laut, dan dibawa pada Subuh hari dan tidak melalui pintu-pintu yang resmi," ucapnya.
Baca juga : Satuan Brimob Polda Metro Jaya Ikut Amankan Pendaftaran Cagub-Cawagub DKI
Terkait apakah tersangka merupakan jaringan Fredy Pratama, Donald mengaku masih mendalaminya. “Atau jaringan-jaringan bandar besar narkoba yang lainnya," pungkasnya. (Fauziah)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.