BREAKING NEWS
 

Awal Tahun Beban Ekonomi Membengkak

Tunda Dulu Deh Rencana Kerek Tarif Transjakarta

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 23 Desember 2024 06:50 WIB
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. (Foto: DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
“Paket ini bisa disesuaikan dengan berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk untuk pekerja, pelajar, atau masyarakat umum. Sistem ini dapat mengurangi biaya transportasi mereka secara signifikan,” imbuhnya.

Anggota Komisi B ini menyarankan, Pemprov melakukan kajian lebih dalam dahulu terkait rencana menaikkan tarif Transjakarta agar tidak berdampak pada daya beli masyarakat.

“Apalagi jika kenaikan tarif terlalu besar, dapat membebani masyarakat. Karena kondisi per­ekonomian kita sedang mengalami pelemahan alias semakin memburuk,” ucapnya.

Baca juga : Inter Milan vs Como, Si Ular Besar Dituntut Ekstra

Rio menuturkan, Pemprov wajib menciptakan iklim budaya naik transportasi publik seperti yang tertuang dalam program Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung.

Sikap wakil rakyat Jakarta tersebut diapresiasi dan didu­kung Dewan Transportasi Kota Jakarta 2010-2014 Azas Tigor Nainggolan.

“Jika perlu tarif Transjakar­ta digratiskan. Toh subsidi untuk operasional Transjakarta hanya sekitar Rp 3,4 triliun. APBD Ja­karta bisa menutupi biaya opera­sional Transjakarta,” ucapnya.

Baca juga : Tinju, Usyk Patahkan Misi Balas Dendam Fury

Jika ada kebutuhan pening­katan layanan, menurut Azas, Pemprov memberikan subsidi lebih banyak ke Transjakarta. Karena, tarif yang terjangkau akan menarik warga menggu­nakan transportasi publik. Dan, pada akhirnya memberikan keuntungan.

“Jika Jakarta dapat mengurai kemacetan, maka keuntungan­nya adalah Rp 168 triliun yang sebelumnya menjadi beban kerugian kota Jakarta,” pung­kasnya.

Kepala Dishub Jakarta Syafrin Liputo mengaku, pihaknya sedang mendalami hasil ka­jian kenaikan tarif Transjakarta. Ditegaskan Syafrin, pihaknya terbuka dengan kajian dari ber­bagai pihak soal kenaikan tarif tersebut.

Baca juga : PT PP Minta Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Dibeberkan dia, rencana ke­naikan tarif Transjakarta sudah diusulkan sejak 2023 oleh De­wan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Pihaknya sudah menerima hasil kajian internal menge­nai implementasi kenaikan tarif dari Transjakarta maupun DTKJ.

“Kami masih melakukan pen­dalaman terhadap hasil kajian yang disampaikan, baik oleh teman-teman Transjakarta dan Dewan Transportasi Kota Ja­karta,” kata Syafrin, Kamis (19/12/2024). Rencananya, pen­dalaman kajian akan selesai pada akhir tahun ini. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense