Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Oleksandr Usyk kembali menunjukkan keperkasaan sebagai Raja Kelas Berat. Petinju Ukraina itu sukses menang mutlak atas petinju asal Inggris, Tyson Fury dalam duel ulang kelas berat yang digelar di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, kemarin.
Dengan demikian, Oleksandr Usyk mempertahankan tiga sabuk juara dunia kelas berat, yakni World Boxing Association (WBA), versi WBC dan WBO yang digenggamnya beberapa tahun terakhir ini. Di laga tersebut, tiga hakim juri memberikan kemenangan angka mutlak 116- 112 untuk Oleksandr Usyk.
Kemenangan itu memperpanjang rekor menang Oleksandr Usyk menjadi 23-0 (14 KO). Sedangkan Tyson Fury dengan kekalahan itu menjadi 35-2-1 (24 KO). ‘’Aku menang. Ini bagus, saya bukan seorang juri. Saya seorang atlet,” kata Oleksandr Usyk usai pertarungan 12 ronde.
Baca juga : PT PP Minta Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Oleksandr Usyk mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik dan mendapat dukungan istri, anak dan saudara-saudara terdekat. “Bagi saya ini adalah hari yang sangat membahagiakan. Anak-anak saya juga memenangkan kompetisi judo hari. Ini adalah hari yang sangat membahagiakan,” katanya.
Dalam duel tersebut, Fury membuka pertarungan dengan gerakan cepat melayangkan jab kirinya diikuti pukulan kanannya. Usyk membalas dengan memamerkan gerak kaki cepatnya sambil menari di dalam saat mulai menyerang tubuh Fury dengan pukulan yang berulang-ulang.
Fury konsisten berusaha menjaga jarak dari Usyk. Tetapi, petinju Ukraina itu bergerak maju sambil terus mengatur tangan kirinya yang kuat. Dalam momentum singkat ketika Fury mengubah posisi, Usyk langsung menyerang dengan pukulan overhand yang keras.
Baca juga : Bermesraan Sama Pacar Direkam Ibu
Usyk tidak mencetak knockout (KO), namun ia tidak meragukan dominasinya setelah memberikan kemenangan yang menentukan dalam pertandingan ulangnya melawan Fury. Meskipun dalam beberapa ronde bertarung dalam jarak dekat, kemampuan Usyk untuk masuk dan menghantam Fury dengan kombinasi yang hebat dapat membuat perbedaan.
Usyk terus menerus menemukan sasaran untuk tangan kirinya dan Fury tidak memiliki jawaban untuk kecepatan superiornya dalam 12 ronde. Setelah selesai, ketiga juri menilai Usyk mendapatkan kemenangan mutlak untuk mempertahankan semua gelar kelas beratnya.
Usai kalah, Fury segera meninggalkan ring dengan sedih. Tapi Usyk tetap memberinya pujian kepada lawannya itu. Meski kecewa, Fury menyatakan dirinya yakin menang setidaknya tiga ronde dalam pertandingan ini.
Baca juga : Bela Palestina Di KTT D-8, Prabowo Dipuji Anwar Ibrahim
Pertandingan ini disaksikan banyak bintang ternama, seperti model Rosie Huntington-Whiteley, aktor Jason Statham, dan legenda tinju Roberto Duran, Lennox Lewis, serta Prince Naseem Hamed.
Gagal membuat perbedaan saat dibutuhkan, Fury harus mengubur mimpi untuk menjadi juara dunia kelas berat lagi. Padahal Fury bisa mencapai prestasi langka sebagai petinju kelas berat yang mampu menjadi juara dalam tiga waktu yang berbeda.
Hanya ada tiga petinju kelas berat yang pernah mencapainya yaitu Lennox Lewis, Evander Holyfield, dan ikon tinju, Muhammad Ali. “(Menjadi juara kelas berat tiga kali) adalah grup yang eksklusif. Hanya yang kuat yang dapat bertahan,” kata Lennox Lewis, dilansir dari BBC jelang pertarungan. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya