RM.id Rakyat Merdeka - Standar keselamatan kebakaran di gedung Jakarta masih rendah. Seringkali, amukan si jago merah menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian yang besar.
Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta Alia Noorayu Laksono prihatin atas insiden kebakaran yang melanda Glodok Plaza pada Rabu (15/1/2025) dan Kamis (16/1/2025). Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian besar. Untuk memadamkan amukan api, lebih dari 200 personel dengan 45 unit mobil pemadam diterjunkan.
Menurut politisi Partai Golkar itu, peristiwa kebakaran di Glodok Plaza menjadi pengingat bagi semua pihak untuk memperketat upaya pencegahan kebakaran. Apalagi dalam insiden itu dilaporkan api berasal dari lantai 8 dan cepat menyebar karena material peredam suara yang mudah terbakar.
Baca juga : Inter Milan Vs Empoli, Misi Kudeta Kursi Napoli
“Situasi ini menunjukkan ada potensi kurangnya penerapan standar keamanan kebakaran yang memadai di dalam gedung,” kata Alia di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Alia mengatakan, peningkatan efisiensi dalam respons darurat kebakaran, terutama dengan memanfaatkan teknologi modern, telah melalui pembahasan di Komisi ADPRD.
“Teknologi ini (modern) seperti sistem deteksi dini dan integrasi hidran di gedung-gedung komersial,” ucapnya.
Baca juga : Lawan Hi-Pass Di Liga Voli Putri Korsel, Megatron-Bukilic Monster
Selain itu, Alia juga mengapresiasi langkah sigap Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta atas pengerahan puluhan unit damkar dan ratusan personel. Dengan begitu, pemadaman berjalan maksimal.
“Kami mengapresiasi kerja cepat Dinas Gulkarmat dan BPBD menangani kebakaran ini, sesuai Standar Pelayanan Maksimal (SPM),” tandas dia.
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra Ali Lubis meminta Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta selektif mengeluarkan izin usaha. Sekaligus memastikan tingkat keamanan gedung dan pengurusan sertifikat layak fungsi.
Baca juga : Tergeletak di Ruang Karaoke, Wajahnya Sangat Sulit Dikenali
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, struktur bangunan lantai 7, 8 dan 9 Glodok Plaza yang sudah tidak normal, menjadi kesulitan bagi petugas pemadam kebakaran untuk mencari dan evakuasi korban.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.