BREAKING NEWS
 

Kawal Janji Pram-Doel, WargaKota Dorong Sarapan Bergizi Gratis Untuk Murid Jakarta

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Jumat, 24 Januari 2025 19:46 WIB
WargaKota bersama Gerakan Rakyat sukses menyelenggarakan Insight Forum #2: Dapur Menyala Bergizi dengan tema Sarapan Gizi Gratis dan Pelibatan Warga Miskin Kota. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - WargaKota bersama Gerakan Rakyat sukses menyelenggarakan Insight Forum #2: Dapur Menyala Bergizi dengan tema Sarapan Gizi Gratis dan Pelibatan Warga Miskin Kota. Acara yang berlangsung di Jakarta Inisiatif Office ini menjadi wadah diskusi terkait program prioritas pemimpin Jakarta terpilih, Pramono dan Doel.  

Anggota DPR RI sekaligus tim transisi Pramono-Doel Charles Honoris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini. Dalam keynote speech-nya, ia menegaskan bahwa program sarapan bergizi gratis bertujuan menciptakan keadilan sosial dan memastikan setiap anak memiliki akses terhadap gizi yang baik untuk mendukung pendidikan dan kesehatan.  

"Pendidikan adalah fondasi kehidupan bangsa. Namun, hal ini tidak akan maksimal tanpa didukung nutrisi dan gizi yang memadai. Banyak anak memulai hari tanpa sarapan layak karena persoalan ekonomi. Program ini menjadi sinergi antara kebijakan lokal dan pemerintah pusat untuk menjawab tantangan tersebut," ujar Charles.  

Ia juga menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Pramono-Doel, program ini akan diselaraskan dengan Program Nasional Makan Bergizi Gratis. Dengan pendekatan holistik, program ini akan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memanfaatkan fasilitas sekolah sebagai pusat distribusi makanan.  

Kepala Bidang Program dan Anggaran Dinas Pendidikan Jakarta Asep Erwin Djuanda memaparkan, program sarapan bergizi gratis akan didanai dari anggaran Dinas Pendidikan.

Baca juga : Wamendagri Tanya Langsung Ke Penjabat Gubernur Jakarta

Ia merujuk pada pengalaman pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah (PMT-AS) di masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan pada tahun 2019 yang menggunakan anggaran sebesar Rp 324 miliar. Program tersebut berhasil memberikan dampak positif, sehingga menjadi acuan penting dalam perencanaan sarapan bergizi gratis.  

Menurut Asep, program ini dirancang untuk memulai implementasinya dalam 100 hari pertama kepemimpinan Pramono-Doel. Target utamanya adalah memberikan sarapan bergizi gratis kepada murid PAUD dan SD. Untuk memastikan gizi yang tepat, Dinas Pendidikan akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dalam penyusunan menu yang sesuai kebutuhan anak-anak.  

"Kami ingin program ini tidak hanya sekadar memberikan makanan, tetapi menjadi bagian dari pendekatan pendidikan holistik. Sarapan yang bergizi akan memberikan energi dan fokus lebih baik kepada siswa, sehingga prestasi akademik mereka dapat meningkat," jelas Asep.  

Adsense

Wakil Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Tri Bagus memberikan masukan strategis agar program ini dapat berjalan secara inklusif. Menurutnya, pelibatan masyarakat miskin kota harus menjadi prioritas, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari pelaksana program.  

Ia mengusulkan pembukaan dapur-dapur di wilayah padat penduduk sebagai pusat produksi makanan bergizi gratis. Selain itu, pemerintah dapat memberdayakan warga miskin untuk bekerja di dapur tersebut sebagai pengelola dan penyedia makanan.  

Baca juga : Senangnya Siswa Makan Daging Lewat Program Makan Bergizi Gratis

"Dengan langkah ini, siswa mendapatkan asupan bergizi yang mendukung kesehatan dan pendidikan mereka, sementara warga miskin yang terlibat dalam program ini memperoleh penghasilan tambahan. Pendekatan ini dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan," jelas Tri Bagus.  

Dukungan juga datang dari Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jakarta Rani Nurani. Ia menjelaskan bahwa Dinas Sosial memiliki data lengkap tentang warga miskin dan wilayah kumuh di Jakarta yang dapat digunakan untuk memastikan program ini tepat sasaran.  

"Kartu Anak Jakarta, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup warga miskin, memiliki korelasi kuat dengan program ini. Data dari kartu tersebut dapat membantu pemerintah dalam menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan," ungkap Rani.  

Sahrin Hamid, Dewan Pengarah WargaKota, menutup diskusi dengan penekanan agar Pramono-Doel menepati janji-janji kampanye mereka.  

"Sebagian besar pemilih Pramono-Doel adalah rakyat kecil. Kini saatnya melibatkan mereka dalam kebijakan-kebijakan yang dibuat, termasuk dalam pelaksanaan program sarapan bergizi gratis ini," ujarnya.  

Baca juga : Makan Bergizi Gratis Butuh Dana 100 Triliun

Ketua WargaKota Azwar Jaya menjelaskan, WargaKota merupakan sebuah gerakan masyarakat yang lahir dari semangat kolaborasi warga untuk mendukung perubahan nyata di Jakarta, khususnya di bawah kepemimpinan Pramono dan Doel. Setelah berhasil mengawal proses pilkada melalui gerakan "Warga Kawal TPS," WargaKota kini bertransformasi menjadi wadah yang fokus pada pengawasan dan pengawalan program-program prioritas pemimpin terpilih. Salah satu inisiatif utamanya adalah penyelenggaraan Insight Forum, sebuah forum diskusi rutin yang digelar setiap Jumat.  

Forum ini bertujuan untuk mengumpulkan berbagai gagasan, masukan, dan saran dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil, pakar, dan pemerintah, guna memastikan program-program strategis, seperti sarapan bergizi gratis, dapat dirancang dan dilaksanakan secara efektif. 

Melalui Insight Forum, WargaKota berharap dapat menjembatani komunikasi antara pemerintah dan warga serta menciptakan solusi nyata yang inklusif untuk mewujudkan Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense