BREAKING NEWS
 

Datangi DPRD Kota Tangerang

DKI Bangun Sinergitas Hadang Penularan TBC

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 11 Maret 2025 06:50 WIB
SekĀ­retaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian. (Foto: Instagram/justin.untayana)

RM.id  Rakyat Merdeka - Berbagai upaya untuk menekan kasus tuberkulosis (TBC) di Ibu Kota terus dilakukan. Teranyar, Jakarta membangun sinergitas dengan daerah penyangga untuk menghentikan penularan penyakit tersebut.

Kasus TBC di Jakarta masih cukup tinggi. Pada Triwulan III-2024, terdapat 47.782 ka­sus. Untuk itu, butuh upaya dan terobosan dalam menekan kasus penyakit menular tersebut.

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menjajaki Sinergitas dengan DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pence­gahan dan pengobatan penyakit menular seperti tuberkulosis dan malaria, Kamis (6/3/2025).

Baca juga : Liverpool Vs PSG, Keangkeran Anfield Diuji

Kunjungan Komisi E DPRD DKI Jakarta itu dipimpin Sek­retaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian.

Dia mengungkapkan, penanganan TBC di Jakarta telah melalui berbagai program. Di antaranya, Kampung Siaga TBC, kerja sama lintas sektor, serta Sosialisasi Pencegahan TBC. Program-program tersebut untuk mengurangi kasus TBC.

“Di Jakarta sudah terbentuk sebanyak 274 Kampung Siaga TBC di 267 kelurahan. Tahun 2025, diharapkan mencapai 500 Kampung Siaga TBC,” kata Justin.

Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Thunder Permalukan Nuggets

Anggota Komisi E Chicha Koeswoyo meminta Dinas Ke­sehatan (Dinkes) DKI Jakarta berinovasi dengan pengecekan secara langsung terhadap pen­derita penyakit menular, seperti TBC. Sehingga, upaya untuk menekan kasus penderita TBC dapat berjalan secara maksi­mal. Menurut dia, Dinkes perlu menyediakan dokter keliling agar melakukan pemeriksaan ke rumah warga.

“Jadi ada dokter yang jemput bola melakukan pemeriksaan kepada penderita untuk mengeliminasi penularan,” katanya.

Selain itu, harap Chicha, Dinkes DKI mengoptimalkan fungsi Kampung Siaga TBC di setiap Kelurahan. Pemprov DKI Jakarta harus bisa mengentaskan TBC secara optimal dengan ang­garan Rp 100 miliar.

Baca juga : Jengkel Dituduh Ogah Punya Anak

“Fokusnya bukan seberapa banyak Kampung Siaga harus dibangun. Tapi seberapa jauh peran kampung itu,” tegas Chica.

Adsense

Dia menekankan pentingnya peran pengurus Rukun Tetang­ga (RT), Rukun Warga (RW) dan aparatur kelurahan dalam menekan kasus TBC. “Peran mereka dibutuhkan sebagai garda ter­depan menumbuhkan kesadaran serta kepedulian warga terhadap bahaya penyakit TBC,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense