BREAKING NEWS
 

Petugas Belum Pulang Mudik

Sampah Menumpuk Dan Picu Bau Busuk

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 12 April 2025 06:50 WIB
Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemukiman yang memiliki petugas pengangkutan sampah mandiri mengalami masalah setiap usai Lebaran. Yakni, sampah menumpuk hingga menimbulkan bau busuk karena ditinggal mudik para petugasnya.

Untuk mengatasi masalah itu, Ketua Komisi D Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike men­dorong Dinas Lingkungan Hidup (LH) menggencarkan pengangkutan sampah di pemukiman warga.

Yuke mengimbau Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW) berkoordinasi dengan Suku Dinas (Sudin) mau­pun Satuan Pelaksana (Satpel) LH di tingkat kecamatan untuk mengangkut sampah.

“Masalah ini selalu terjadi saat Lebaran karena banyak yang pu­lang kampung. Ke depan kita harus perkuat koordinasi,” kata Yuke di Jakarta, Jumat (11/4/2025)

Baca juga : Arsenal Vs Brentford, Lanjutkan Aura Positif

Dia berharap, penumpukan sampah rumah tangga tidak terjadi setiap tahun. Pengalaman ini bisa jadi pelajaran untuk melakukan antisipasi, sehingga bisa membantu petugas sampah mandiri untuk mengangkut sam­pah dari rumah-rumah warga.

Yuke juga mengimbau warga mulai melakukan pemilahan sampah rumah secara mandiri.

“Minimal membungkus sam­pah menggunakan kantong yang kedap air. Sehingga jika petugas telat karena libur Lebaran, sam­pahnya masih aman dan tidak menimbulkan bau atau tercecer,” saran Yuke.

Anggota Komisi D DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi mengatakan, penumpukan sam­pah setiap libur Lebaran terjadi karena petugas pengangkut sampah, ikutan mudik.

Baca juga : Melaju Ke Semifinal BAC 2025, Jafar Dan Felisha Menyala

Suhaimi mengimbau RW agar membuat satu titik tempat pengumpulan sampah rumah tang­ga di momentum libur panjang.

“Harus dibangun komuni­kasi antar RW dengan warganya. Sepakati di titik mana sampah harus dikumpulkan, sehingga mudah diangkut petugas Ling­kungan Hidup,” ujar Suhaimi, Rabu (9/4/2025).

Adsense

Karena itu, ia berharap warga ikut aktif berkontribusi mengumpulkan sampahnya ma­sing-masing ke titik pengum­pulan. Sehingga sampah tidak menumpuk, tercecer dan menye­babkan bau tak sedap.

“Warga harus sepakat tidak bo­leh ada sampah ditahan di depan rumah. Langsung kirim ke titik yang sudah disepakati. Karena kalau sampah diinapin sehari saja sudah bau,” ungkap Suhaimi.

Baca juga : Isyana Sarasvati, Mirip Titiek Puspa Muda

Ia juga mengimbau warga yang sampahnya tidak terangkut jangan sampai membakar sam­pah, karena bisa menyebabkan pencemaran udara. “RT dan RW harus lebih intensif sosialisasi,” ingat Suhaimi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense