Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bicarakan Gejolak Ekonomi Politik Dunia
Prabowo-Erdogan Saling Memuliakan
Jumat, 11 April 2025 08:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Selepas dari Abu Dhabi, Presiden Prabowo Subianto terbang ke Turki menemui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Kedua sahabat yang selalu saling memuliakan itu, berdiskusi dan mencari solusi soal nasib dunia yang saat ini sedang bergejolak.
Prabowo tiba di Bandara Internasional Esenboga, Ankara, Turki, Rabu (9/4/2025) malam. Kedatangan Prabowo disambut lagu nasional 'Hari Merdeka'.
Erdogan, yang telah menunggu di landasan pacu, menyambut Prabowo dengan penuh kehangatan. Keduanya berjabat tangan sambil berpelukan.
Prabowo juga mendapat buket bunga dari dua anak Turki. Kepala negara lalu menerima bunga tersebut dan mencium kepala mereka. Setelah itu, Prabowo menyalami pejabat Turki dan Indonesia yang menyambutnya.
Dalam penyambutan ini, Erdogan didampingi Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler, Gubernur Ankara Vasip Sahin, Komandan Garnisun Tumgeneral Ahmet Kurumahmut, dan Duta Besar Republik Turki untuk Republik Indonesia Talip Kucukcan. Dari pejabat Indonesia, hadir Duta Besar untuk Turki Achmad Rizal Purnama dan Atase Pertahanan KBRI Ankara Kolonel Ctp Ari Maryadi.
Setelah itu, Prabowo memasuki kendaraan yang telah disiapkan menuju hotel tempatnya bermalam. Selama perjalanan menuju hotel di Ankara, Prabowo mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kedua negara.
Baca juga : Evaluasi Mudik Sukses, Menko Polkam Apresiasi Kinerja Menhub Dan Jajaran
Suasana meriah turut menyertai sepanjang perjalanan Prabowo menuju penginapan. Sejumlah videotron besar di ruas jalan utama Ankara menampilkan ucapan “Selamat Datang di Turkiye” dalam dua bahasa, yaitu Turki dan Indonesia. Wajah Prabowo dan Erdogan juga terpampang di layar-layar tersebut.
Sambutan ini merupakan balasan atas sambutan Prabowo saat Erdogan berkunjung ke Indonesia pada Februari 2025 lalu. Saat itu, sepanjang jalan Gatot Subroto dan Tol Jakarta Bogor banyak videotron dan spanduk yang menyambut kedatangan Erdogan.
Setibanya di hotel, Prabowo mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia yang tinggal di Turki. Dengan penuh antusias, mereka menyambut Prabowo sambil membawa bendera Merah Putih. Prabowo pun membalasnya dengan kehangatan yang sama. Prabowo bahkan menyempatkan diri untuk berjabat tangan dan berbincang ringan dengan rakyatnya.
Salah satu agenda Prabowo di Turki adalah menyampaikan pidato di Parlemen Turki, Kamis (10/4/2025). Dalam pidatonya di hadapan anggota dewan Turki, Prabowo menyoroti huru-hara yang belakangan ini dialami dunia internasional. Kata Prabowo, dunia membutuhkan kepemimpinan yang berani dan arif dalam menghadapi gejolak politik yang tidak pasti seperti saat ini.
Prabowo mengatakan, Indonesia maupun Turki harus tampil bersama dan bersatu. Sehingga dapat tercipta situasi yang aman dan damai. "Kalau kita bekerjasama, suara kita akan lebih didengar oleh seluruh dunia," kata Prabowo, tegas.
Ketua Umum Partai Gerindra ini lantas mencontohkan komitmen Indonesia dan Turki dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, keadaan dunia diperparah dengan perilaku menindas yang dilakukan bangsa besar terhadap bangsa yang lebih lemah. "Terutama saudara-saudara kita di Palestina," sambungnya.
Baca juga : Badaruddin Andi Picunang: Mungkin Bukan Skala Prioritas Bagi Bu Mega
Prabowo mengatakan, saat ini banyak negara yang setiap hari berbicara demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun sayangnya, hal itu tidak berlaku saat memandang situasi di Palestina. Ada banyak anak-anak dan perempuan kehilangan nyawa dan segalanya karena agresi militer Israel.
"Banyak negara diam pura-pura nggak tahu dan pura-pura itu bukan pelanggaran Hak asasi manusia," sindir Prabowo.
Namun, Prabowo memuji sikap pemimpin Turki yang dianggapnya tegas dan punya komitmen membela rakyat Palestina. Pemerintah Indonesia, kata Prabowo, juga akan terus konsisten membela Palestina.
Lebih lanjut, Prabowo juga memuji sejarah dan peran Turki dalam kemajuan Islam serta peradaban dunia. Mulai dari masa Kekaisaran Ottoman hingga di era sekarang. Seperti yang ditunjukan dua tokoh Turki yang pernah berjaya di eranya, yakni mantan Presiden Turki Mustafa Kemal Ataturk dan Mehmed sang penakluk Konstatinopel dalam sejarah Utsmani.
Sebagai bukti kekaguman, Prabowo memasang patung Mustafa Kemal Ataturk baik di istana maupun di rumah pribadi. "Mustafa Kemal Ataturk icon contoh keberanian," puji mantan Menteri Pertahanan itu.
Terpisah, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Philips Vermonte menyatakan, kunjungan Prabowo ke Turki semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara. Sebab, kedua tokoh tersebut akan menyepakati kerja sama strategis yang mendukung prinsip multilateralisme.
Baca juga : Menteri Hanif Siapkan 4 Jurus Jitu Perangi Polusi
"Dunia saat ini telah bergerak ke arah bilateralisme, yang sebagian didorong oleh rivalitas geopolitik antara Amerika Serikat dan China," ucap Philips dalam keterangannya di Ankara, Turki.
Philips meyakini Indonesia dan Turki memiliki modal kuat untuk terus mengedepankan semangat multilateralisme di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Alasannya, kedua negara dikenal konsisten dalam mendorong penyelesaian damai, dialog, dan inklusivitas. Sehingga menjadikan keduanya mitra dalam memperkuat kerja sama internasional.
Sebagai kekuatan menengah yang berpengaruh, ditekankan Philips, kedua negara memiliki suara yang diperhitungkan dalam isu reformasi PBB, Bank Dunia, IMF, dan berbagai lembaga multilateral lainnya.
Selepas dari Turki, Prabowo akan bertolak ke Mesir untuk berdiskusi dengan Presiden Abdul Fattah El-Sisi. Agenda berlanjut ke Doha, Qatar, serta ditutup di Yordania dengan pertemuan bersama Raja Abdullah II.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya