BREAKING NEWS
 

Didorong Rajin Turun Ke Lapangan Dan Olahraga

Duh, 62 Persen ASN DKI Jakarta Obesitas

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 30 Juli 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramo­no Anung. (Foto: Instagram/pramonoanungw)

 Sebelumnya 
Sementara itu, praktisi kesehat­an dr. Ngabila Salama menyatakan, penyebab utama obesitas bukan sekadar mengkonsumsi nasi atau karbohidrat. Tetapi konsumsi berlebihan gula, minyak, santan, gorengan, tepung, garam dan monosodium glutamat (MSG).

“Masalah utamanya adalah ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi. Makan banyak, tapi kurang gerak. Jalan kaki 6.000-10.000 langkah per hari atau olahraga aerobik, tidak dilakukan,” kata Ngabila.

Untuk mengatasi obesitas di kalangan ASN, ia menyarankan agar Peraturan Gubernur (Per­gub) Nomor 161 Tahun 2019 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) diper­ketat. “Snack rapat sebaiknya diganti buah. Makan siang harus setengah porsi sayur dan buah sesuai konsep ‘Isi Piringku’. Idealnya, lima porsi sayur dan buah per hari,” jelasnya.

Baca juga : Stres, Guardiola Bakal Pensiun Melatih

Ngabila yang menjabat Ke­pala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Taman­sari juga mengusulkan adanya pemeriksaan kesehatan rutin gratis bagi ASN dan integrasi hasilnya ke dalam rapor kesehatan pegawai.

“Sediakan fasilitas hidup se­hat seperti gym, parkir sepeda, kamar mandi dengan shower. Berikan insentif bagi yang hidup sehat, atau sanksi bagi yang tidak,” tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramo­no Anung juga menyoroti per­soalan obesitas. Ia menegaskan, gaya hidup sehat harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN. Bukan hanya untuk menjaga penampilan, tapi juga mening­katkan produktivitas dan pelayanan publik. “Saya akan mulai mewajibkan olahraga,” kata Pram di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025).

Baca juga : Jelang SEA V League 2025, Megatron Ditunjuk Jadi Kapten Srikandi

Menurut Pram, Pemprov DKI sebenarnya sudah mengkam­panyekan gaya hidup sehat le­wat car free day dan penyediaan fasilitas olahraga di kantor. Namun, ia menilai, upaya tersebut belum dijalankan secara disiplin oleh seluruh ASN.

Ia berkomitmen untuk mendo­rong perubahan nyata dan men­contohkan gaya hidup pribadinya. “Kalau obesitas, ikuti gubernurnya. Gubernurnya tukang jalan kaki, tukang sepedaan, hidup sehat, meskipun beban kerjanya banyak,” ucapnya sambil tersenyum.

Pramono mempertimbangkan kebijakan wajib olahraga bagi ASN yang akan dituangkan dalam program kesehatan rutin, dan diintegrasikan dengan evaluasi kinerja pegawai. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense