RM.id Rakyat Merdeka - Tokoh Pemuda Jakarta Barat (Jakbar) Umar Abdul Aziz berharap jajaran kepolisian daerah lebih intens mengawasi tempat hiburan malam.
Hal ini disampaikan Umar menyusul langkah Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang mengungkap kasus eksploitasi terhadap anak di bawah umur di sebuah bar di Jakarta Barat.
"Tidak hanya eksploitasi terhadap anak di bawah umur, kasus pencurian bersenjata api juga semakin merajarela di wilayah hukum Polrestro Jakarta Barat, " kata Umar, dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).
Baca juga : OSO Instruksikan Kader Bekerja Bangun Daerah
Untuk itu, Umar berharap Polres Jakbar lebih sering melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan malam dan titik-titik rawan kriminalitas. Menurutnya, anak-anak sekarang ini merupakan generasi Indonesia Emas 2045.
"Jangan sampai ada korban-korban lainnya. Beruntung kasus berhasil diungkap Polda Metro Jaya dan berhasil menangkap para pelaku," ujarnya.
Diketahui, dalam kasus tersebut sebanyak 12 tersangka berinisial TY alias BY; RH; VFO alias S; FW alias Mak C; EH alias Mami E; NR alias mami R; SS; OJN; HAR alias R; RH; Z; dan FS alias F alias C ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga : Meski Surplus, Harga Beras Premium Mahal
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi Nomor:LP/B/2248/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 3 April 2025.
"Kasus berawal saat korban berinisial SHM, 15, mendapat tawaran pekerjaan melalui Facebook sebagai pemandu karaoke dengan bayaran Rp 125 ribu per jam di sebuah bar di wilayah Jakarta Barat,'' kata Ade Ary.
Setelah mulai bekerja sebagai pemandu lagu, lanjut Ade Ary, ternyata korban juga diminta untuk melayani beberapa pria untuk melakukan hubungan seksual dengan upah bayaran Rp 175-225 ribu.
Baca juga : Perbanyak SPPG, Polri Percepat Program Makan Bergizi Gratis
"Kemudian orang tua SHM membuat laporan ke polisi setelah mengetahui anaknya hamil 5 bulan setelah bekerja di bar tersebut," terangnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.