Sebelumnya
Sementara itu, Gubernur Pramono tetap kalem menanggapi pemotongan DBH jumbo tersebut. Ia menegaskan, Pemprov DKI patuh terhadap kebijakan fiskal pusat.
“Kami sama sekali tidak memperdebatkan itu. Kami mengikuti dan menyesuaikan, karena kami tahu langkah pemerintah pusat pasti sudah dipikirkan matang,” kata Pramono.
Menurut politisi PDIP itu, inovasi menjadi suatu keharusan di tengah kondisi ekonomi yang tengah bergejolak saat ini. Makanya, Pramono juga berencana memanfaatkan dana Rp 200 triliun yang dialokasikan Kemenkeu kepada Himbara untuk digunakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta.
Baca juga : Pemprov Sumut Siapkan 11 Kebijakan Stabilkan Harga
“Karena itu, Pemprov DKI tengah melakukan refocussing anggaran dan program-programnya,” terang Pramono.
Meski APBD 2026 DKI turun dari Rp 95 triliun menjadi Rp79 triliun, Pramono mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya lewat pembentukan Jakarta Collaboration Fund, untuk mendanai sektor usaha kreatif dan inovasi digital.
“Kami juga mengajukan izin ke Kemenkeu agar BUMD bisa ikut mengakses dana Rp 200 triliun yang disiapkan untuk bank-bank Himbara,” jelas politisi PDIP itu.
Baca juga : Kader Partai Ka’bah Tidak Boleh Lagi Saling Menuntut
Dari DPRD DKI, dukungan pun datang. Anggota Komisi E Oman Rohman Rakinda menyebut pemotongan DBH jadi ujian kreativitas bagi Pramono. “Saya percaya gubernur punya jurus kreatif menjaga stabilitas fiskal dan pertumbuhan ekonomi ibu kota,” kata Oman.
Ia menekankan agar dua sektor vital, banjir dan transportasi, tetap jadi prioritas. “Saya yakin pasti ada jalan keluarnya,” ucapnya.
Oman juga mendorong Pemprov memaksimalkan skema collaborative financing, terutama lewat dana Rp 200 triliun di bank Himbara. “Kalau bisa, sebagian disalurkan juga ke Bank Pembangunan Daerah. Saya yakin Bank DKI siap,” tutupnya.
Baca juga : Gelar Wealth Wisdom 2025, Permata Bank Genjot Ketahanan Finansial
Diketahui, saat ini ada 18 provinsi yang ikut terkenal imbas pemotongan anggaran DBH dari Kemenkeu. Karena pemotongan itu, para kepala daerah melakukan audiensi langsung dengan Menteri Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10/ 2025). [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.