BREAKING NEWS
 

69 TPU Di Jakarta Penuh, Pemprov Siapkan 11 Lokasi Baru Pemakaman

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 23 Oktober 2025 09:30 WIB
Warga berziarah kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri mengungkapkan, dari 80 tempat pemakaman umum (TPU) yang tersebar di lima wilayah Jakarta, 69 di antaranya sudah penuh. Kondisi ini membuat sebagian besar TPU hanya melayani sistem pemakaman tumpang atau makam keluarga.

“Dari 80 tempat pemakaman umum (TPU) yang tersebar di lima wilayah Jakarta, 69 di antaranya sudah penuh dan hanya menerima pelayan makam tumpang," ujar Fajar Sauri dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025). 

Saat ini pihaknya tengah mengoptimalkan penggunaan lahan yang masih tersisa di beberapa TPU agar pelayanan pemakaman tetap bisa berjalan. 

Meski mayoritas TPU sudah tidak dapat menampung jenazah baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih memiliki lahan dengan kapasitas sekitar 118.348 petak makam. kapasitas tersebut diperkirakan akan mencukupi hingga tiga tahun ke depan.

“Apabila pelayanan rata-rata 100 jenazah per hari, lahan tersedia sampai 3 tahun ke depan,” ujar Fajar Sauri. 

Baca juga : Tiba Di Jakarta, Presiden Afrika Selatan Disambut Upacara Kenegaraan

Proses Pengurugan

Salah satu lahan yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah TPU Pegadungan di Jakarta Barat dengan luas sekitar 65 hektare. Namun, lahan tersebut masih perlu dilakukan pengurugan dan pematangan agar bisa difungsikan secara penuh. 

Pihaknya berharap pengerjaan tersebut dapat segera rampung untuk mengantisipasi kebutuhan pemakaman di tahun-tahun mendatang.

Pemakaman Tumpang

Adsense

Karena keterbatasan lahan baru, sebagian besar TPU kini menerapkan sistem pemakaman tumpang, yakni memakamkan jenazah dalam makam keluarga yang sudah ada sebelumnya. Cara ini dianggap cukup efektif dalam mengatasi keterbatasan lahan pemakaman di wilayah padat penduduk.

Baca juga : Lahan TPU Penuh, Gubernur Pramono Kaji Opsi Pemakaman Bertumpuk

“Kendala dalam menambah lahan sering terjadi penolakan warga terhadap keberadaan lahan makam,” ungkapnya. 

Fajar menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya mencari alternatif solusi dengan cara mengoptimalkan lahan yang ada, melakukan pemanfaatan makam keluarga, serta memperkuat komunikasi dengan warga agar rencana perluasan TPU bisa diterima dengan baik.

Data terkini dirilis pada 22 Oktober 2025. Penyelenggaraan mencakup lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta. Sementara beberapa TPU yang masih melayani makam baru berada di:

* TPU Rawa Terate (Jakarta Timur)
* TPU Cipayung (Jakarta Timur)
* TPU Cilangkap (Jakarta Timur)
* TPU Bambu Apus (Jakarta Timur)
* TPU Cipinang Besar (Jakarta Timur)
* TPU Rorotan (Jakarta Utara)
* TPU Tanah Kusir (Jakarta Selatan)
* TPU Srengseng Sawah (Jakarta Selatan)
* TPU Kampung Kandang (Jakarta Selatan)
* TPU Tegal Alur (Jakarta Barat)
* TPU Pegadungan (Jakarta Barat) yang masih perlu pematangan lahan seluas 65 ha.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta Selatan sudah penuh dan tidak lagi mampu menampung makam baru. 

Untuk mengatasi keterbatasan lahan pemakaman di ibu kota, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah mengkaji sejumlah opsi, termasuk wacana pembangunan pemakaman bertumpuk.

Baca juga : Pemprov Siap Tancap Gas Revitalisasi Pasar Tampur

“Memang ini sekarang menjadi masalah dan sedang dikaji. Ada usulan, tapi belum menjadi keputusan, apakah diperbolehkan dilakukan pemakaman bertumpuk,” ujar Pramono di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

Lebih lanjut, Sembilan TPU di Jakarta Selatan resmi tidak bisa menerima makam baru karena kapasitas lahan telah habis. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Jalur dan Pemakaman Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Arwin Adlin Barus.

"TPU tersebut meliputi Tanjung Barat, Jagakarsa, Kampung Kongsi, Grogol Selatan, Kebagusan, Pisangan, Pejaten Timur, Pejaten Barat, dan Cikoko,” kata Arwin saat dihubungi, dikutip Antara, Senin (20/10/2025).

Arwin menjelaskan, dari total 16 TPU di Jakarta Selatan, sembilan di antaranya penuh dan jenazah dialihkan ke TPU lain yang masih memiliki sisa lahan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense