BREAKING NEWS
 

Kebanjiran, RS Pertamina Jaya Sigap Pindahkan Pasien Cuci Darah ke RSPP

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 25 Februari 2020 12:13 WIB
Tenaga medis RS Pertamina Jaya Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengevakuasi pasien cuci darah ke RS Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/2).

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir setinggi kurang lebih 35 cm menggenangi RS Pertamina Jaya (RSPJ) yang berlokasi di Jl Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (25/2). Imbas hujan deras yang mengguyur Jakarta semalaman.

Ruangan yang ada di lantai I seperti ruang pendaftaran, ruang konsultasi dokter, dan UGD ikut terdampak.

Ruang rawat inap tidak ikut terdampak, karena berada di lantai 2.

Hanya saja, layanan rumah sakit tidak dapat beroperasi maksimal karena mati listrik. Ditambah lagi, genset terendam.

Baca juga : Kemenpora-Polda Metro Jaya Kampanye Anti Narkoba

Namun demikian, RSPJ tetap sigap melayani pasien. Terutama, pasien haemodialisis alias cuci darah.

Pantauan RMco.id, ada lima pasien cuci darah yang datang sesuai jadwal rutin, Selasa-Jumat pukul 07.00 WIB. Tiga dari pasien tersebut datang dari Bekasi. Satu dari Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu dari Cakung, Jakarta Timur. Semuanya menerjang banjir.

Pasien sempat was-was tak bisa cuci darah. Maklum, aktivitas medis yang satu ini mutlak memerlukan listrik, karena bergantung penuh pada mesin.

Adsense

Sempat ada opsi, cuci darah ditunda Rabu (26/2) pagi, bila situasi dan kondisi tidak memungkinkan. Namun, seluruh pasien akhirnya dipindah ke RS Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan menggunakan dua ambulans. Lengkap dengan perawatnya.

Baca juga : Peduli Pendidikan, Pertamina Beri Bantuan Pojok Baca di Wilayah 3T

"Sudah diputuskan oleh pimpinan, seluruh pasien cuci darah hari ini dipindah perawatannya ke RSPP Jakarta. Kami menyiapkan dua ambulans untuk evakuasi," ujar Kepala Perawat Haemodialisa, Ririn di Jakarta, Selasa (25/2).

Berangkat sekira pukul 10 pagi, dua ambulans itu pun menerjang banjir. Tak sampai satu jam, tiba di RSPP. Alhamdulillah, para pasien cuci darah itu tak melewatkan jadwal cuci darahnya. 

Untuk diketahui, cuci darah merupakan suatu prosedur menyaring dengan bantuan mesin yang disebut dialisis.

Prosedur ini bisa membantu menggantikan fungsi ginjal yang bermasalah, agar tubuh dapat memiliki keseimbangan fungsi.

Baca juga : PSSI dan Polda Jatim Pindahkan Laga Persebaya Vs Persija ke Sidoarjo

Jika telat cuci darah, bisa mengakibatkan efek samping berupa naiknya kadar ureum dan kreatinin. Limbah dan racun, menumpuk dalam darah dan tubuh karena ginjal sudah tak bisa menyaring darah dengan baik.

Hal ini dapat menyebabkan penumpukan cairan, sehingga akan memicu pembengkakan pada kaki dan tangan. Bisa juga sesak napas.

Komplikasi telat cuci darah yang paling parah adalah gagal jantung. Sebab, kadar kalium dalam darah melonjak naik.

Gagal jantung bisa berakibat fatal. Fungsi ginjal dapat berhenti sepenuhnya. Klimaksnya, bisa berujung pada kematian. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense