RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyiapkan program untuk antisipasi dampak cuaca ekstrem. Salah satunya, akan mengeruk 1.803 titik sungai dan waduk sebagai upaya meminimalisir banjir.
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Ida Mahmudah mendukung langkah Pemprov tersebut, karena pengerukan sungai dan waduk dapat meminimalisir banjir.
Sebagai bentuk dukungan, Ida mengaku siap melakukan pengawasan, agar pengerukan di banyak titik sungai dan waduk itu, betul-betul dilaksanakan Dinas-Dinas terkait di bawah Pemprov DKI.
Baca juga : KPK Sita Sepeda, Jam Tangan Dan Mobil Mewah
“Ketua Komisi D, Ibu Yuke Yurike sudah menginstruksikan agar para anggota Komisi D turun ke daerah pemilihannya masing-masing, untuk mengawal program penanganan banjir,” ujar Ida.
Dia juga mendorong Kepala Dinas terkait hingga Lurah lebih aktif menjalankan program penanggulangan banjir. “Jangan sampai Gubernurnya semangat, jajaran bawahnya tidak,” katanya kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (15/11/2025).
Tidak hanya dalam pengerukan sungai atau waduk, lanjut Ida, got atau saluran air di permukiman juga harus rutin dibersihkan.
Baca juga : Italia Vs Norwegia, Misi Harga Diri
“Lurah harus mewajibkan RT/RW di wilayahnya untuk kerja bakti, salah satunya membersihkan saluran air,” tegasnya.
Sebagai informasi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, Jakarta berpotensi dilanda curah hujan tinggi pada November 2025 hingga Februari 2026.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim hujan, menurut Gubernur DKI Pramono Anung, Pemprov telah menyiapkan sejumlah langkah utama, antara lain: mengeruk 1.803 titik sungai dan waduk, dengan volume mencapai 721.243 meter kubik, untuk meningkatkan daya tampung air; menyiapkan 560 pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 pompa mobile di seluruh wilayah administrasi; menyediakan 258 ekskavator, 449 dump truck, serta sarana pendukung lainnya; membangun tujuh rumah pompa dan pintu air untuk mengantisipasi banjir rob.
Baca juga : Selangkah Lagi, Gregoria Juara Japan Masters 2025
Kemudian, menerapkan nature-based solution dalam pembangunan waduk, situ, dan embung; melakukan penebangan dan penopingan 62.161 pohon yang berisiko tumbang; menyiagakan Pasukan Pelangi lintas dinas untuk pemantauan dan penanganan cepat di lapangan; mengintensifkan sosialisasi dan edukasi cuaca ekstrem kepada masyarakat agar selalu memperbarui informasi perkiraan cuaca, sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.