Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tembus Babak Final
Selangkah Lagi, Gregoria Juara Japan Masters 2025
Minggu, 16 November 2025 06:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung selangkah lagi meraih gelar juara Japan Masters 2025. Pebulutangkis yang akrab disapa Jorji itu lolos ke babak final setelah menaklukkan pemain Taiwan, Chun PinChian.
Pada laga semifinal yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, kemarin, Gregoria tampil percaya diri sejak awal. Alhasil, dia menang dua gim langsung, 21-16 dan 21-14. Kemenangan ini sekaligus menandai kebangkitannya setelah sempat absen panjang akibat vertigo yang dideritanya sejak April lalu.
Pada gim pertama, Gregoria sempat tertinggal 0-2. Namun dia cepat menemukan ritme permainan, dan membalik keunggulan menjadi 6-3. Setelah itu dia terus menjaga kontrol hingga memimpin 11-10 saat interval. Selepas jeda, Georgia bermain lebih agresif dengan variasi serangan yang membuat Chun kesulitan berkembang. Keunggulan Gregoria semakin melebar menjadi 14-10 dan tak terbendung hingga gim pertama berakhir dengan skor 21-16.
Memasuki gim kedua, Gregoria langsung tancap gas dan memimpin 3-0. Meski Chun sempat menyamakan kedudukan 4-4, Gregoria kembali mengambil alih jalannya pertandingan.
Baca juga : Pujian Raja Yordania ke Prabowo: Indonesia Menuju Arah yang Lebih Baik
Dia pun unggul 11-7 saat interval dan menjaga tempo permainan lewat reli panjang yang memaksa lawannya melakukan banyak kesalahan sendiri.
Keunggulan Gregoria semakin tak terbendung setelah interval. Tekanan beruntun membuat Chun kesulitan mengimbangi arah bola, hingga Gregoria memimpin jauh 16-9. Meski berada di atas angin, Gregoria tetap tenang dan tidak terburu-buru mengakhiri pertandingan. Poin kemenangan akhirnya datang ketika pengembalian Chun tersangkut di net, memastikan Gregoria menang 21-14 dalam laga yang berlangsung 37 menit.
Keberhasilan menembus final menjadi pencapaian penting bagi Gregoria. Ia menjadi satusatunya pemain Indonesia yang masih bertahan di ajang Japan Masters 2025.
Di partai puncak, Gregoria masih menunggu lawan. Dia akan menghadapi pemenang duel antara tunggal putri Jepang, Nozomi Okuhara, dan unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon.
Baca juga : Siapkan 20 Ribu Pasukan ke Gaza: RI Aktif Menjaga Perdamaian Dunia
Final ini juga menjadi kesempatan besar bagi Gregoria untuk mencetak gelar pertama setelah absen cukup lama karena vertigo.
Perjalanan Gregoria ke final dianggap sebagai sinyal kuat kebangkitannya. Sejak April lalu, dia kerap absen dari beberapa turnamen penting lantaran mengalami gangguan keseimbangan. Kondisi itu sempat menurunkan performanya sepanjang musim. Namun di Japan Masters, Gregoria tampil lebih stabil, matang, dan menunjukkan mental tanding yang kuat.
Dengan meningkatnya konsistensi permainan, Gregoria kini menjadi tumpuan terakhir Merah-Putih untuk membawa pulang gelar dari Jepang.
Dukungan penuh dari tim dan publik Indonesia menjadi energi tambahan bagi Gregoria menjelang partai final.
Baca juga : Longsor di Cilacap: 3 Orang Tewas, 21 Orang Hilang, 12 Rumah Terkubur
Jika mampu menjaga performa, Gregoria berpeluang mengakhiri tahun dengan gemilang sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu tunggal putri terbaik Asia. Indonesia pun kini menatap laga final Japan Masters dengan harapan besar, menanti aksi memukau Gregoria. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya