BREAKING NEWS
 

Kembangkan Wisata Digital, BI DKI Optimalkan Penggunaan QRIS di Kepulauan Seribu

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 18 November 2025 08:52 WIB
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta memperkuat ekosistem digital dan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kabupaten Kepulauan Seribu. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta memperkuat ekosistem digital dan memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kabupaten Kepulauan Seribu. 

Upaya ini dilakukan melalui penyelenggaraan Diskusi Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan dan Inklusif, sebagai bagian dari komitmen BI dalam mendorong transformasi digital di wilayah kepulauan.

"Ini bagian dari komitmen memperkuat ekosistem digital dan memperluas implementasi QRIS di wilayah kepulauan," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta, Iwan Setiawan di Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (17/11/2025). 

Pada Semester I 2025, Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) mencapai 97,73% dan berada pada kategori Pemda Digital, dengan kontribusi QRIS terhadap PAD sebesar 3,41%.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Bangun SPBUN di Lampung Timur

“Tantangan meliputi keterbatasan konektivitas, minimnya layanan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), serta variasi tingkat literasi digital masyarakat,” ujar BI.

Meski menghadapi tantangan, Kepulauan Seribu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata digital.

Adsense

"Mayoritas masyarakat bekerja di sektor pariwisata seperti pemandu wisata, kuliner, dan homestay," kata Iwan. 

“Implementasi QRIS Cross Border berpotensi meningkatkan kenyamanan wisatawan mancanegara melalui kemudahan transaksi tanpa penukaran uang asing,” tambahnya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Penyaluran BBM di Bengkulu Aman

Dalam upaya memperluas implementasi digitalisasi, BI menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi.

“QRIS Tap berpotensi mendukung efisiensi pembayaran pada layanan transportasi antarpulau sehingga memperkuat ekosistem wisata yang modern, aman, dan inklusif,” katanya.

Angka itu menempatkan Provinsi DKI Jakarta berada pada kategori "Pemda Digital" dengan kontribusi QRIS terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 3,41 persen.

“Fokus penguatan mencakup optimalisasi infrastruktur sosial-digital, peningkatan akses layanan keuangan digital, serta pengembangan literasi digital masyarakat sebagai fondasi percepatan transformasi digital di sektor wisata Kep. Seribu,” ujar Iwan.

Baca juga : Bangkitkan Semangat Kewirausahaan, BRI Hadirkan Pengusaha Muda BRILiaN 2025

Kemudian pada triwulan III 2025, volume transaksi QRIS mencapai 3,8 miliar transaksi atau naik 182 persen secara "year on year" (yoy) dan berkontribusi 37,35 persen terhadap nasional. Angka ini didukung pertumbuhan "merchant" mencapai 6,3 juta serta pengguna 6 juta.

Namun demikian, tingkat adopsi QRIS di Kepulauan Seribu masih relatif rendah, yaitu sekitar 4 ribu "merchant" atau 0,08 persen dan 22 ribu transaksi atau sekitar 0,004 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense