BREAKING NEWS
 

Sentra Fauna Dan Kuliner LA Menunggu Diresmikan

Kiosnya Bagus Dan Nyaman, Banyak Yang Ingin Jualan

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 22 November 2025 06:25 WIB
Seperti inilah potret terbaru Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Foto: Dede Iswadi/RM)

 Sebelumnya 
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, peresmian Sentra Fauna dan Kuliner LA ditunda karena sejumlah fasilitas penunjang belum sepenuhnya siap. 

“Saya batalkan. Saya tidak mau kalau belum siap benar, air, listrik dan sebagainya,” ujar Pramono di Jakarta, Minggu (16/11/2025). 

Pramono mengatakan, secara umum, fasilitas utama sudah tersedia. Namun, masih ada halhal kecil yang belum diselesaikan, sehingga dia menunda peresmian. 

Baca juga : Kejagung Periksa Lebih Dari 40 Saksi

Pihaknya bertanggung jawab untuk memastikan pedagang yang dipindah merasa nyaman menempati lokasi baru. 

“Tanggung jawab kita adalah memberikan rasa nyaman bagi para pedagang yang kita pindahkan,” katanya. 

Untuk mendukung pedagang yang akan menempati lokasi tersebut, Pemprov DKI memberikan pembebasan biaya selama enam bulan pertama, sejak pedagang berjualan di lokasi tersebut. 

Baca juga : Napoli Vs Atalanta, Kesempatan Akhiri Kesulitan

Belum diresmikannya Sentra Fauna dan Kuliner, menjadi sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan pada akhir Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan, Pengubahan Nama, Batas dan Penghapusan Kecamatan dan Kelurahan pada Rabu (19/11/2025). 

August menyayangkan pembatalan peresmian tersebut. Dia juga mengkritik Pemprov DKI yang tidak memberikan kepastian kepada para pedagang Pasar Burung Barito setelah digusur dari tempatnya. 

“Jika tempat yang dibangun di Lenteng Agung masih belum siap, kenapa lokasi sebelumnya di Pasar Burung Barito sudah digusur duluan,” tanyanya. 

Baca juga : Australian Open 2025, Indonesia Amankan Satu Tiket Babak Final

Menurut dia, hal tersebut tidak logis. “Bagaimana mungkin sebuah pasar digusur dan pedagang-pedagangnya direlokasi, padahal tempat penggantinya masih belum siap,” kritiknya. 

August meminta Pemprov DKI bertanggung jawab dan memberikan para pedagang kepastian yang mereka butuhkan. Sebab, para pedagang harus segera memulai kembali aktivitasnya untuk memperoleh pendapatan. 

“Hal terkecil yang bisa dilakukan sekarang adalah memastikan tempatnya segera disiapkan, agar para pedagang bisa kembali berjualan,” tandasnya. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense