BREAKING NEWS
 

Setiap Sabtu Ragunan Buka Di Malam Hari

Jogging Dihibur Nyanyian Tonggeret Dan Auman Singa

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Jumat, 28 November 2025 06:25 WIB
Suasana Kebun Binatang Ragunan pada malam hari. (Foto: Qori Haliana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di antara rindangnya pepohonan di Taman Margasatwa (Kebun Binatang) Ragunan, Jakarta Selatan, malam itu, banyak orang mengenakan pakaian olahraga: kaos, celana training dan sepatu kets.

Di antara banyak orang yang memakai stelan olahraga, ada yang berlari. Tapi, lebih banyak yang berjalan santai. Yang memakai kaos dan celana sport, biasanya datang ke Kebun Binatang Ragunan untuk berolahraga, bukan melihat hewan-hewan. 

“Mau jogging bareng ayah, mamah dan kakak saya,” kata Humaira, seorang remaja putri bercelana panjang training merah, berkaos putih lengan panjang dan jilbab merah muda di Kebun Binatang Ragunan, malam itu. 

Kala itu, hujan yang mengguyur Jakarta Selatan dan sekitarnya, nyaris reda. Masih rintik-rintik. Waktu menunjukkan sekitar pukul 20.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), saat Rakyat Merdeka turut berolahraga di lokasi ini. Tepatnya, berjalan kaki dari Pintu (Gerbang) Utara hingga Da nau Jogging Track di Kebun Binatang Ragunan. 

Jika berjalan santai dari Gerbang Utara, perlu waktu sekitar satu jam untuk tiba di jogging track. Di tepi danau ini, sesekali terdengar auman singa yang garang. Karena, jogging track ini terletak di dekat kandang hewan buas itu. 

Baca juga : KPK Usut Penghilangan Barbuk Kasus Kuota Haji

Di sekitar danau, kadang muncul biawak. Hewan mirip buaya. Tapi, biawak jauh lebih kecil dari buaya. Biasanya, biawak takut atau menyingkir jika berhadap-hadapan dengan manusia. 

Beberapa petugas keamanan Kebun Binatang berjaga di sekitar lokasi ini. Ada pula pedagang minuman, seperti jeruk peras segar, untuk melepas dahaga pengunjung yang beristirahat di tepi danau, selepas berkeliling jogging track. 

Ada yang serius berlari mengelilingi danau. Bak atlet sedang latihan meningkatkan stamina. Ada pula yang hanya berjalan santai, sambil ngobrol plus ketawa-ketiwi dengan keluarga atau teman-temannya. 

Sekitar pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), dari pengeras suara terdengar suara petugas yang mengingatkan, Kebun Binatang Ragunan akan ditutup pukul 22.00 WIB. 

Adsense

Mendengar pengumuman itu, banyak pengunjung meninggalkan danau ke arah gerbang (pintu keluar). Karena, jika berjalan santai, butuh waktu sekitar sejam untuk tiba di pintu keluar pada pukul 22.00. 

Baca juga : Tim Sekelas Bayern Dibikin Kocar-Kacir, Arsenal Tak Ada Lawan

Di dekat gerbang, sejumlah anak masih asyik bermain sepeda bersama orangtuanya. Padahal, Kebun Binatang hampir tutup. Sepertinya, mereka menunggu sampai wisata malam ini benar-benar ditutup pengelola pada pukul 22.00 WIB. 

Perjalanan kembali ke Pintu Utara, suasananya lebih sepi, karena banyak pengunjung yang sudah pulang. Suara serangga tonggeret (seperti suara jangkrik) terdengar nyaring dari sela-sela pepohonan tinggi dan besar di kanan-kiri jalan Kebun Binatang Ragunan. 

Demikian suasana wisata malam di Kebun Binatang Ragunan yang Rakyat Merdeka rasakan pada Sabtu (25/10/2025). Ketika itu, program ini baru tiga kali digelar. Yang pertama pada Sabtu (11/10/2025) malam. Yang kedua, Sabtu (18/10/2025) malam. 

Setelah beberapa kali uji coba, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan, wisata malam ini tetap dibuka setiap Sabtu malam. “Lanjut, lanjut,” kata Pramono di Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (20/11/2025). 

Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengimbau pengunjung datang lebih awal, karena loket hanya dibuka hingga pukul 21.00 WIB. 

Baca juga : Jelang SEA Games 2025, Kamboja Mundur Dari Delapan Cabor

Sebagai pengingat, wisata malam di Kebun Binatang Ragunan, hanya dibuka pada Sabtu malam. Dari pukul 18.00 sampai 22.00 WIB. 

Taman Margasatwa Ragunan adalah Kebun binatang tertua di Indonesia. Awalnya di buka pada 19 September 1864 di kawasan Cikini, Batavia (se karang Jakarta). Nama awalnya, Planten en Dierentuin (sumber Wikipedia). 

Karena Jakarta berkembang pesat dan lokasi semula tidak memadai, kebun binatang ini dipindahkan ke Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di lokasi baru ini, resmi dibuka kembali dengan nama Taman Margasatwa Ragunan pada 22 Juni 1966. Alamatnya di Jalan Harsono RM, Nomor 1. 

Luas kawasan ini sekitar 140- 147 hektare, menjadikannya juga sebagai wilayah resapan air dan paru-paru kota di Jakarta Selatan. 

Ragunan memiliki koleksi 2.000-2.300 ekor satwa dari ratusan spesies (mamalia, burung, reptil dan lain-lain). Di dalamnya ada area khusus primata — Schmutzer Primate Centre — tempat pengunjung bisa melihat primata seperti orangutan, gorila dan simpanse dalam habitat yang dirancang menyerupai alam. [DAF/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense